Untuk mengungkap aspek biologi Coelacanth yang masih minim diketahui, para peneliti memanfaatkan berbagai teknologi modern, termasuk pendekatan environmental DNA (eDNA) yang memungkinkan identifikasi keberadaan spesies melalui jejak genetik di lingkungan perairan.
Selain itu, pemindaian CT Scan terhadap salah satu spesimen mengungkap keberadaan 22 butir telur di dalam tubuh ikan tersebut, memberikan informasi penting mengenai reproduksi Coelacanth.
Alex mengatakan keberhasilan menemukan 11 individu Coelacanth dalam satu gua dan hasil CT Scan yang menunjukkan adanya 22 telur merupakan pencapaian yang sangat berharga untuk memahami biologi dan reproduksi spesies ini.
Ikan Raja Laut Pulau Siladen
Ikan purba yang juga disebut fosil hidup belum lama ini ditemukan di dekat perairan Pulau Siladen, Taman Nasional Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat 26 Juni pagi.

Sejumlah peneliti dari beberapa negara akan berkolaborasi dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat, serta Laboratorium Terpadu Unsrat untuk melakukan riset Ikan Raja Laut Coelacanth.
Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat Dr. Ockstan Jurike Kalesaran, mengatakan, ikan Raja Laut ditemukan di perairan Pulau Siladen, di depan Celebes Divers oleh nelayan lokal, Soni Pontoh.




