Selasa, Mei 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

redaksi
6 Agustus 2021
Kategori : Berita, Laporan Khusus
0
Riwayat Nelayan Penangkap Ikan Tuna yang Beralih Dari BBM ke Gas

Loyan Arsad, nelayan penangkap ikan tuna sirip kuning di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. FOTO: DOK. DARILAUT.ID

Darilaut – Sudah 22 tahun Loyan Arsad menekuni profesinya sebagai penangkap ikan tuna di Gorontalo. Nelayan yang kini berusia 38 tahun itu mengkhususkan ikan yang ditangkap spesies tuna sirip kuning atau yellowfin tuna.

Tuna sirip kuning termasuk salah satu jenis ikan yang membutuhkan keahlian untuk menangkap dengan menggunakan pancing.

Tinggal di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Loyan melaut dengan menggunakan perahu katinting.

Perairan Olele selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi wisata bawah laut yang indah, dengan komposisi terumbu karang dan asosiasi ikan yang beragam.

Namun, Loyan dan nelayan di Desa Olele tidak bergantung dengan ikan-ikan yang berada di terumbu karang.

Kebanyakan nelayan di Olele menangkap ikan-ikan pelagis, seperti tuna sirip kuning, cakalang dan jenis lainnya yang jauh dari lokasi terumbu karang.

Loyan pernah mengalami masa paceklik selama lima tahun untuk mendapatkan ikan tuna di sekitar perairan Olele.

Meski mengalami masa paceklik ikan pelagis, Loyan tidak menangkap ikan di terumbu karang.

Di tahun 2000-an, Loyan mengadu nasib untuk mencari ikan tuna hingga ke Laut Maluku didekat Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Dengan menggunakan perahu mesin tempel 15 PK, perjalanan ke Taliabu ditempuh selama tiga hari dan tiga malam.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Bone BolangoESDMgorontaloNelayan kecilteluk tominituna sirip kuning
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Triwulan Kedua 2021, Pertumbuhan Sektor Perikanan 9,69 Persen

Next Post

Mahasiswa Edukasi Penanganan dan Pengelolaan Bank Sampah

Postingan Terkait

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

5 Mei 2026
Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

5 Mei 2026

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Next Post
Setiap Hari, Timbunan Sampah di Indonesia 175 Ribu Ton, 15 Persen Plastik

Mahasiswa Edukasi Penanganan dan Pengelolaan Bank Sampah

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

AmsiNews

REKOMENDASI

Keanekaragaman Hayati Pilar Penting untuk Pembangunan Berkelanjutan

Langit Bulan Mei, Jupiter dan Mars Makin Dekat

Samudra Hindia Sangat Rawan Tsunami

Bidang Ekologi UNG Peringkat 18 Nasional Versi SCImago Institutions Rankings

Ekowisata Hiu Paus di Kaimana

Gubernur Riau Hadiri Rapat Penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir di KKP

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.