Rabu, Januari 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca Hiu Paus

Ekowisata Hiu Paus di Kaimana

redaksi
13 Oktober 2018
Kategori : Hiu Paus
0
hiu paus

Hiu paus di Kaimana. FOTO: MARK V ERDMANN/CI

WISATA hiu paus telah dikembangkan di sejumlah negara. Ikan terbesar ini banyak menarik perhatian wisatawan.

Seperti di perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Puluhan ribu orang telah menyaksikan hiu paus ini. Baik itu pengunjung lokal, wisatawan dalam negeri dan mancanegara.

Lokasi wisata hiu paus di Botubarani telah berkembang sejak Februari 2016 lalu. Meski di Botubarani tidak setiap saat bisa disaksikan pengunjung, wisata hiu paus telah memberikan manfaat bagi penduduk lokal, khususnya nelayan setempat.

Tahun 2018 ini, kemunculan hiu paus di Botubarani sejak Mei hingga September. Wisatawan dari 28 negara datang untuk menyaksikan hiu paus di Botubarani.

Di Donsol, Filipina, wisata berbasis hiu paus juga telah banyak dikembangkan dan memberikan manfaat langsung kepada perekonomian masyarakat lokal. Nelayan Donsol yang dulunya menangkap hiu untuk diambil siripnya, sekarang menjaga hiu paus untuk pariwisata.

Di Maldives, wisatawan rela mengeluarkan 10 juta US Dollar atau sekitar Rp 100 miliar (Januari, 2018) untuk dapat berenang dengan hiu paus. Negara lain seperti di Belize, Seychelles dan Australia juga mengembangkan dan menjaga industri wisata hiu paus tersebut. Di lokasi ini, wisatawan dapat menyaksikan hiu paus selama 6 sampai 12 minggu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Conservation InternationalHiu PausKaimanaPapua Barat
Bagikan6Tweet4KirimKirim
Previous Post

Foto: Sampah di Kota Palu

Next Post

Gempa-Tsunami, Pemerintah dan Perguruan Tinggi Beri Keringanan Biaya Kuliah

Postingan Terkait

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

10 Desember 2025
Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

10 Desember 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Kapal Pesiar MV Heritage Adventurer Berkunjung ke Gorontalo

“Perang” Iklan di Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo

Berbagai Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Botubarani

Next Post
Jembatan kuning palu

Gempa-Tsunami, Pemerintah dan Perguruan Tinggi Beri Keringanan Biaya Kuliah

Komentar tentang post

TERBARU

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

Anugerah UNG Berdampak 2026, Rektor: Menumbuhkan Kinerja Terukur dan Transparan

Mikroplastik di Tubuh Ikan dan Sekitar Kita, Riset di Perairan Gorontalo dan Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

KLM Khairul Akbar Mati Mesin Perairan Pulau Hiri, 9 ABK Selamat

Covid-19, Traffic Selular Saat Lebaran Bakal Naik

Besok Operasi SAR Longsor Tambang Suwawa Gorontalo Ditutup

KPU Kabupaten Gorontalo Menggelar Rakor Pembentukan Pantarlih  Pilkada 2024

Provinsi Zhejiang dan Kota Shanghai Bersiap Menghadapi Topan Muifa, 719.800 Orang Dievakuasi

Malapetaka Bagi Nelayan Gurita, Bom Ikan Terus Terjadi di Taman Nasional Kepulauan Togean

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.