“Dalam posisi itu, program pariwisata berbasis teknologi digital dapat dimasukan dalam KEK Pariwisata Likupang,” kata Henry.
Empat narasumber hadir dalam diskusi ini yaitu Walikota Bitung Maurits Mantiri, Bupati Minahasa Utara Joune JE Ganda, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Bank Sulut-Go Meiske Kumurur, serta Head Project Development PT Minahasa Permai Resort Development Paquita Widjaya. Sesi ini diampu Jouvie Novita Rompis sebagai moderator.
Menunjang KEK Likupang, Maurits Mantiri mengatakan Kota Bitung akan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Apalagi kata Maurits, pengembangan digitalisasi pariwisata sejalan dengan visi teranyar Bitung di bawah kepemimpinannya yaitu Kota Digital.
“Lewat konsep teknologi digital, Bitung yang selama ini dikenal sebagai kawasan industri dan perikanan di Sulut ternyata bisa berkembang lebih efisien, efektif dan produktif,” ujarnya.
Karena itu, Maurits menyampaikan akan mendesain semua program dan gagasan dalam ranah digital.
“Termasuk aspek pengembangan pariwisata yang dulunya untuk sosialisasi membutuhkan biaya besar, saat ini kita bisa menghemat bahkan outputnya lebih aktual dan faktual lewat berbagai platform yang berkembang,” katanya.
Bitung memiliki keindahan bawah laut yang potensial menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Lokasinya berada pada dinding Pulau Lembeh yang kini tengah diobservasi oleh ahli dari Jerman.





Komentar tentang post