Kemudian, di Selat Makassar bagian selatan, dari Selat Makassar bagian tengah hingga Teluk Bone, Laut Sulawesi hingga Sulawesi Utara dan Papua Barat hingga Papua.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut
Sementara bibit siklon tropis 91B (Asani) terpantau di Laut Andaman sebelah barat Thailand, semakin menjauhi wilayah Indonesia.
Namun sistem ini membentuk daerah pertemuan/ perlambatan kecepatan angin yang memanjang di Aceh.
Bibit siklon 91B mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Sementara bibit siklon tropis 94S yang berada di Samudra Hindia, bergerak menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan angin maksimum 35 km per jam, dan tekanan udara minimum 1004 mb.





Komentar tentang post