Banjir yang terjadi sejak Senin (26/10) di Kabuoaten Cilacap, Jawa Tengah, meluas. Curah hujan tinggi memicu meluapnya empat sungai masing-masing Sungai Tipar, Sungai Gatel, Sungai Kolong dan Sungai Kawah Kembang.
BPBD Kabupaten Cilacap melaporkan adanya penambahan jumlah warga terdampak banjir hingga Kamis (30/10) menjadi 2.695 KK atau 7.949 jiwa.
Dampak La Nina
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan tingkat intensitas curah hujan di penghujung tahun 2020 dan awal tahun 2021 terjadi peningkatan hingga mencapai 40 persen akibat dampak fenomena La Nina.
BMKG telah mengeluarkan data prakiraan cuaca yang menyebutkan bahwa hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah seperti Banten.
Prakiraan cuaca serupa juga berlaku untuk sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Papua.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta agar pemangku kebijakan dan masyarakat di daerah dapat melakukan upaya mitigasi bencana dan segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam kaitan pengurangan risiko bencana terkait dampak dari fenomena La Nina, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pergerakan tanah, angin puting beliung dan angin kencang.





Komentar tentang post