Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sepertiga Spesies Hiu dan Pari di Dunia Menuju Krisis Kepunahan

redaksi
7 September 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
Hiu

Tangkapan hiu yang telah dipotong bagian sirip, kepala dan ekor di atas kapal. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Lebih dari sepertiga spesies ikan chondrichthyan terancam punah akibat penangkapan berlebihan.

Kajian ini ditulis Nicholas K. Dulvy dkk dalam Jurnal Current Biology 31, 1–15, 2021. Tim peneliti menyajikan data dengan menilai kembali 1.199 spesies di kelas Chondrichthyes (Class Chondrichthyes) yakni hiu, pari, dan chimera.

Penilaian global pertama pada 2014 menyimpulkan bahwa seperempat (24%) spesies terancam. Sekarang, 391 (32,6%) spesies terancam punah.

Ketika persentase ancaman ini diterapkan pada spesies yang Kurang Data (DD) sesuai kategori penilaian Daftar Merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), lebih dari sepertiga (37,5%) chondrichthyan diperkirakan terancam. Perubahan status spesies tersebut dihasilkan dari informasi baru.

Penelitian Dulvy dkk ini dengan judul “Overfishing drives over one-third of all sharks and rays toward a global extinction crisis.”

Menurut tim peneliti, aktivitas manusia telah mempengaruhi lautan selama berabad-abad, secara langsung melalui penangkapan ikan dan perburuan, dan secara tidak langsung karena modifikasi habitat dan perubahan iklim.

Efek ini, ditambah dengan yang ada di darat, yang telah menandai zaman geologis baru —Antroposen—yang dicirikan oleh transisi lingkungan yang cepat yang didorong oleh umat manusia.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Diambang KepunahanHiuHiu dan PariIUCNKongres Konservasi Dunia IUCNSharks and Rays
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kongres IUCN, Pemerintah Jerman Investasi 17 juta Euro Untuk Pariwisata Berkelanjutan

Next Post

Hiu dan Pari Terancan Punah Karena Penangkapan Ikan Berlebihan

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Hiu dan Pari Terancan Punah Karena Penangkapan Ikan Berlebihan

Hiu dan Pari Terancan Punah Karena Penangkapan Ikan Berlebihan

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Listrik Padam, Warga Ampana Mengungsi ke Tempat yang Lebih Tinggi

KPU Kabupaten Gorontalo Evaluasi Data dan Informasi Pilkada 2024

Topan Fengshen Melintasi Bicol Setelah Mendarat di Gubat Filipina, Lebih Dari 20 Ribu Orang Mengungsi

Ketua Umum AMSI: Kembali ke Lapangan untuk Bikin Berita

Tiga Kapal KPLP ke Davao

Banyak Penggemar Wisata Bahari Datang ke Morotai

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.