Rabu, Juli 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Setelah Diterjang Badai Seroja, Muncul Danau Baru di Kupang

redaksi
28 April 2021
Kategori : Berita
0
Setelah Diterjang Badai Seroja, Muncul Danau Baru di Kupang

Proses pelarutan batu kapur di daerah karst. Sumber air danau karst diindikasikan berasal dari jalur baru penghubung antara sungai bawah tanah dan topografi (kotak warna orange). UI.AC.ID

Badai siklon yang terjadi belakangan disertai dengan meningkatnya intensitas air hujan yang akan meresap ke dalam tanah.

Tomi mengatakan volume air hujan yang tinggi ini meningkatkan proses erosi dan pelarutan batuan kapur. Air tanah ini dapat muncul ke permukaan sebagai mata air.

Salah satu alasan mengapa mata air ini baru muncul sekarang kemungkinan besar berkaitan dengan adanya pembentukan jalur-jalur baru sungai bawah tanah yang akhirnya terhubung ke permukaan tanah.

Hal ini dipicu oleh badai besar dan curah hujan tinggi di daerah tersebut. Selain itu, diperkuat dengan pengamatan debit air yang cukup tinggi dimana dapat mengindikasikan adanya aliran sungai bawah permukaan yang muncul ke permukaan tersebut sebagai mata air.

Danau yang terbentuk biasanya bersifat sementara. Hal ini dikontrol oleh aliran air tanah yang muncul ke permukaan. Sehingga jika suplai air bawah permukaan tersebut surut, maka air di danau tersebut juga surut.

Tentunya hal ini memerlukan kajian lebih dalam terkait manajemen dan evaluasi potensi air tanah di daerah karst yang sangat kompleks.

Daerah karst sendiri sebelumnya telah banyak ditemukan di Indonesia. Contohnya di Padalarang dan Sawarna, Jawa Barat.

Menurut Tomi, daerah karst ini sangat unik. Salah satu ciri-cirinya adalah terbentuknya goa-goa dan juga sungai di bawah permukaan tanah.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: KupangNusa Tenggara TimurSiklon TropisUniversitas Indonesia
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Petugas Temukan Ratusan Burung Tanpa Dokumen

Next Post

BMKG Kembangkan Sistem Informasi Meteorologi Penerbangan dan Maritim

Postingan Terkait

Topan Noul Mendarat di Dekat Pinghai, Pantai Provinsi Guangdong

Ahli Meteorologi Kerahkan Kawanan Drone untuk Mengamati Lintasan Topan Noul di Cina Selatan

28 Juli 2026
Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia

Aktivitas MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin Mendukung Pembentukan Awan Hujan

28 Juli 2026

El Niño Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla dan Angin Kencang

Potensi Hujan Saat El Niño Menguat

Habitat Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Akan Diusulkan Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Riset Terbaru Temuan 18 Individu Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Sulawesi Utara

UNG Siapkan Program Studi Menuju Akreditasi Unggul dan Internasional melalui Kurikulum OBE

Topan Noul Melemah Menjadi Depresi Tropis di Pedalaman Cina

Next Post
Cuaca Penerbangan 7 Hari ke Depan

BMKG Kembangkan Sistem Informasi Meteorologi Penerbangan dan Maritim

Komentar tentang post

TERBARU

Ahli Meteorologi Kerahkan Kawanan Drone untuk Mengamati Lintasan Topan Noul di Cina Selatan

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Aktivitas MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin Mendukung Pembentukan Awan Hujan

El Niño Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla dan Angin Kencang

Potensi Hujan Saat El Niño Menguat

Habitat Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Akan Diusulkan Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

AmsiNews

REKOMENDASI

Observatorium Hong Kong Keluarkan Sinyal Angin Kencang, Jangan Keluar Rumah

Pushidrosal Survei di Selat Karimata

WMO: Gelombang Panas Serentak Menghantam Bumi Utara

Pemerintah Kota Gorontalo Terima Penghargaan APBD Award 2024 Dari Kemendagri

HUT 77 RI, Pemerintah Kota Gorontalo Gelar Vaksinasi Massal

Hari Keanekaragaman Hayati, KLHK Melepas Elang Laut Dada Putih

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.