Selasa, Juli 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Setelah Diterjang Badai Seroja, Muncul Danau Baru di Kupang

redaksi
28 April 2021
Kategori : Berita
0
Setelah Diterjang Badai Seroja, Muncul Danau Baru di Kupang

Proses pelarutan batu kapur di daerah karst. Sumber air danau karst diindikasikan berasal dari jalur baru penghubung antara sungai bawah tanah dan topografi (kotak warna orange). UI.AC.ID

Darilaut – Fenomena alam berupa danau baru terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemunculan danau baru tersebut setelah wilayah tersebut diterjang badai siklon tropis Seroja, pada 3 sampai 5 April 2021 lalu.

Fenomena alam ini berada di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa. Hal ini sangat menarik terlebih jika dilihat dalam konteks keilmuan Hidrogeologi.

Hidrogeologi merupakan cabang ilmu terapan geologi dimana fokus studinya menitikberatkan pada pergerakan airtanah dan interaksi airtanah tersebut dengan batuan yang dilaluinya.

Seperti dilansir Ui.ac.id, peneliti dan ahli geologi FMIPA Universitas Indonesia (UI) Mochammad Prahastomi mengatakan secara ilmiah kemunculan danau di Kupang, tidak terlepas dari adanya sistem hidrogeologi yang kompleks di daerah batugamping.

Daerah Kupang dan sekitarnya, kata Tomi, secara regional tersusun atas batuan-batuan berumur Plistosen dan batuan berumur Neogen.

“Batuan berumur Plistosen mendominasi daerah Kupang dan tersusun atas batugamping koral. Batugamping koral inilah yang biasanya membentuk bentang alam karst di daerah NTT,” kata Tomi seperti dikutip dari Ui.ac.id.

Menurut Tomi, badai siklon seroja nampaknya memiliki peranan penting dalam membentuk danau itu. Dalam ilmu geologi, danau ini sering disebut dengan danau karst.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: KupangNusa Tenggara TimurSiklon TropisUniversitas Indonesia
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Petugas Temukan Ratusan Burung Tanpa Dokumen

Next Post

BMKG Kembangkan Sistem Informasi Meteorologi Penerbangan dan Maritim

Postingan Terkait

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

13 Juli 2026
Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

13 Juli 2026

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

UNG Perkuat Kapasitas Bidang Kesehatan dan Kebencanaan

Kampus Bukan Hanya Fokus Capaian Akademik, Penting Memperhatikan Kondisi Mental Mahasiswa

Next Post
Cuaca Penerbangan 7 Hari ke Depan

BMKG Kembangkan Sistem Informasi Meteorologi Penerbangan dan Maritim

Komentar tentang post

TERBARU

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

AmsiNews

REKOMENDASI

Misteri Cumi-cumi Raksasa, Panjangnya Lebih Dari 10 Meter

UNEA-7 Sedang Menyiapkan Jalan Menuju Planet yang Tangguh

Menteri Hukum Minta Standarisasi Global Dalam Pengelolaan Royalti Musik dan Lagu

Harga Ikan di Bulan Ramadan Tidak Mengkhawatirkan

Mengkhawatirkan, 48 Kapal Penangkap Ikan Cina Terlihat di ZEE Filipina

Topan Lan Berada di Selatan Osaka Membawa Hujan Deras dan Angin Kencang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.