Jumat, Juni 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Setelah Diterjang Badai Seroja, Muncul Danau Baru di Kupang

redaksi
28 April 2021
Kategori : Berita
0
Setelah Diterjang Badai Seroja, Muncul Danau Baru di Kupang

Proses pelarutan batu kapur di daerah karst. Sumber air danau karst diindikasikan berasal dari jalur baru penghubung antara sungai bawah tanah dan topografi (kotak warna orange). UI.AC.ID

Darilaut – Fenomena alam berupa danau baru terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemunculan danau baru tersebut setelah wilayah tersebut diterjang badai siklon tropis Seroja, pada 3 sampai 5 April 2021 lalu.

Fenomena alam ini berada di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa. Hal ini sangat menarik terlebih jika dilihat dalam konteks keilmuan Hidrogeologi.

Hidrogeologi merupakan cabang ilmu terapan geologi dimana fokus studinya menitikberatkan pada pergerakan airtanah dan interaksi airtanah tersebut dengan batuan yang dilaluinya.

Seperti dilansir Ui.ac.id, peneliti dan ahli geologi FMIPA Universitas Indonesia (UI) Mochammad Prahastomi mengatakan secara ilmiah kemunculan danau di Kupang, tidak terlepas dari adanya sistem hidrogeologi yang kompleks di daerah batugamping.

Daerah Kupang dan sekitarnya, kata Tomi, secara regional tersusun atas batuan-batuan berumur Plistosen dan batuan berumur Neogen.

“Batuan berumur Plistosen mendominasi daerah Kupang dan tersusun atas batugamping koral. Batugamping koral inilah yang biasanya membentuk bentang alam karst di daerah NTT,” kata Tomi seperti dikutip dari Ui.ac.id.

Menurut Tomi, badai siklon seroja nampaknya memiliki peranan penting dalam membentuk danau itu. Dalam ilmu geologi, danau ini sering disebut dengan danau karst.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: KupangNusa Tenggara TimurSiklon TropisUniversitas Indonesia
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Petugas Temukan Ratusan Burung Tanpa Dokumen

Next Post

BMKG Kembangkan Sistem Informasi Meteorologi Penerbangan dan Maritim

Postingan Terkait

World Environment Day, 50 Kota Bersiap Menghadapi Panas Ekstrem

World Environment Day, 50 Kota Bersiap Menghadapi Panas Ekstrem

4 Juni 2026
Menangkap Tuna Sambil Bermain Layang-layang

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

4 Juni 2026

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Next Post
Cuaca Penerbangan 7 Hari ke Depan

BMKG Kembangkan Sistem Informasi Meteorologi Penerbangan dan Maritim

Komentar tentang post

TERBARU

World Environment Day, 50 Kota Bersiap Menghadapi Panas Ekstrem

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

UNG Perkuat Tata Kelola Administrasi

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

AmsiNews

REKOMENDASI

Spirit Dari Sebutir Telur

Potensi Hujan di Bulan Mei

Gerhana Bulan Total 8 November Durasi 5 Jam 57 Menit

Cegah Inflasi, Pemerintah Kota Gorontalo dan Pohuwato Bahas Sektor Pangan

Populasi Rendah, Ikan Napoleon Masuk Daftar IUCN dan CITES

Akhir Maret NASA Mendeteksi 5 Asteroid Mendekati Bumi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.