“Ternyata illegal fishing dilakukan bukan hanya oleh kapal-kapal asing, tapi juga oleh pelaku-pelaku dalam negeri. Dan ternyata unreported-nya pun masih lebih dari 70 persen,” kata Susi.
Susi mengatakan, dengan segala upaya mengatur tata kelola perizinan selama 4,5 tahun terakhir, KKP telah berhasil menaikan pajak perikanan dari Rp 734 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp 1 triliun pada tahun 2017. Namun, angka itu pun semestinya masih dapat dioptimalkan.
Saat ini, Indonesia telah menjadi penyuplai ikan terbesar ke-2 di Eropa. Di peringkat dunia, Indonesia menduduki peringkat ke-4. “Yang nomor 1 di dunia Tiongkok. Tapi saya yakin, kalau yang transshipment ke Tiongkok ini kita bisa kejar, sebetulnya Indonesia itu sudah nomor 1. Namun, unreported tadi masih banyak. Kita harus membawa semua pelaku bisnis mulai compliance,” ujar Susi.

Kapolri Rencanakan Bentuk Satgas
Kapolri Tito Karnavian mengatakan, penandatanganan MoU ini sangat penting dan strategis.
“Meskipun ini merupakan kelanjutan dari MoU yang sudah ada, tapi kita tidak hanya melihatnya sebagai hal yang rutin. Tantangan di bidang kelautan dan perikanan ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh satu kementerian/lembaga saja,” kata Tito.
Sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan laut sebagai masa depan bangsa, Tito mengatakan, ini adalah saat yang tepat untuk mewujudkan berbagai tugas yang ada.





Komentar tentang post