Minggu, Juni 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

redaksi
14 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Tambak

Mangrove dan perikanan budidaya. FOTO: DARILAUT.ID

“Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa ekosistem telah pulih dan layak dikembangkan melalui sistem silvofishery yang tetap menjaga kelestarian mangrove,” kata Alin seperti dikutip dari Brin.go.id, Jumat (12/6).

Riset yang dilakukan tim peneliti berfokus mengkaji hubungan antara kondisi mangrove, keberadaan gastropoda (siput laut), dan kepiting bakau (Scylla spp.) pada tiga tipe substrat berbeda, yaitu lumpur, pasir, dan campuran lumpur-pasir.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa substrat berlumpur memiliki kepadatan gastropoda tertinggi mencapai 7,20 individu per meter persegi, jauh lebih tinggi dibandingkan substrat berpasir yang hanya 2,36 individu per meter persegi.

Tim peneliti juga menemukan tujuh spesies gastropoda yang hidup di kawasan tersebut. Dua spesies yang paling dominan adalah Cassidula aurisfelis dan Cassidula nucleus. Keberadaan gastropoda menjadi indikator penting karena organisme ini berperan dalam rantai makanan sekaligus mendukung keberadaan kepiting bakau yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat pesisir.

Menurut Alin gastropoda merupakan salah satu komponen penting dalam rantai makanan di ekosistem mangrove. Ketika populasinya terjaga, maka peluang keberhasilan budidaya kepiting bakau melalui sistem silvofishery juga semakin besar. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingginya kelimpahan gastropoda di kawasan mangrove yang sehat menunjukkan bahwa ekosistem mampu menyediakan sumber makanan alami yang mendukung kehidupan kepiting bakau.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Alin FithorBRINPerikanan budidayaRehabilitasi MangroveSilvofishery
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Next Post

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Postingan Terkait

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

14 Juni 2026
AJI Jakarta Kecam Doxing Terhadap Jurnalis Liputan6com

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

14 Juni 2026

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Next Post
Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

TERBARU

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Bangsa Agraris yang Masih Mengimpor Beras

Suhu Permukaan Laut Sangat Tinggi, Gelombang Panas Parah dan Merusak

Masa Pancaroba, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Cabut Izin Impor Perindo

Terobosan Mahasiswa UI, Bikin Batu Bata Ramah Lingkungan dari Lumpur Lapindo

Penyelundupan Benih Lobster Rp 5,5 Miliar Digagalkan di Lampung

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.