Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Soal Banjir di Libya, Sekjen WMO: Perlu Peringatan Dini Multi-Bahaya

redaksi
15 September 2023
Kategori : Berita
0
Soal Banjir di Libya, Sekjen WMO: Perlu Peringatan Dini Multi-Bahaya

Cuaca ekstrem berupa hujan deras meruntuhkan dua bendungan dan menyebabkan banjir dahsyat di Kota Derna. Kondisi ini melenyapkan sebagian besar lanskap di Libya Timur. FOTO: WMO

Darilaut – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) Prof. Petteri Taalas menyoroti tragedi di Libya yang berdampak buruk akibat cuaca ekstrem di negara-negara rentan. Ini menunjukkan perlunya peringatan dini multi-bahaya yang mencakup semua tingkat pemerintahan dan masyarakat.

Menurut Sekjen WMO, Pusat Meteorologi Nasional Libya memang mengeluarkan peringatan dini atas peristiwa cuaca ekstrem ini, yang mengakibatkan tingkat curah hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya (414,1 mm dalam 24 jam di satu stasiun) yang menyebabkan banjir bandang dan runtuhnya bendungan.

“Peringatan tersebut dikeluarkan untuk curah hujan tinggi dan banjir, namun tidak mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh bendungan yang sudah tua,” ujar Prof. Taalas dalam pernyataan yang dikeluarkan (14/9).

Fragmentasi mekanisme penanggulangan bencana dan tanggap bencana di negara ini, serta memburuknya infrastruktur, memperburuk besarnya tantangan yang ada.

Situasi politik merupakan pendorong risiko, seperti yang kita lihat di banyak negara saat ini, kata Prof. Taalas.

Pusat Meteorologi Nasional menghadapi kesenjangan besar dalam sistem pengamatannya. Sistem informasi dan teknologi tidak berfungsi dengan baik dan terdapat kekurangan staf yang kronis.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badai DanielKota DernaLaut MediteraniaLibyaProf Petteri TaalasSistem Peringatan DiniWorld Meteorological Organization
Bagikan12TweetKirimKirim
Previous Post

Emisi Gas Rumah Kaca Harus Segera Dikurangi

Next Post

Alumni UNG Dapat Menerapkan Pengetahuan dan Berkontribusi Positif Bagi Masyarakat

Postingan Terkait

Konsentrasi Parasetamol di Teluk Jakarta Tinggi

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

17 April 2026
Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

17 April 2026

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

Next Post
Alumni UNG Dapat Menerapkan Pengetahuan dan Berkontribusi Positif Bagi Masyarakat

Alumni UNG Dapat Menerapkan Pengetahuan dan Berkontribusi Positif Bagi Masyarakat

TERBARU

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

AmsiNews

REKOMENDASI

Potensi Geologi Kelautan Indonesia Masih Banyak yang Belum Terungkap

World Oceans Day, Lautan Sumber Kehidupan

Akademisi UNG Kritisi Program Makan Berigizi Gratis

Identifikasi Senyawa Bioaktif Biota Laut

Badai Dahsyat Helene dan Milton yang Menguat di Teluk Meksiko

Nelayan Gorontalo Kembali Tangkap Tuna Sirip Biru di Laut Maluku

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.