Jumat, Mei 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

SS-1, Satelit Nano Buatan Indonesia Siap Mengorbit

redaksi
24 Maret 2022
Kategori : Berita, Ide & Inovasi
0
SS-1, Satelit Nano Buatan Indonesia Siap Mengorbit

Surya Satellite-1. FOTO: BRIN

“Keberadaan satelit yang andal menjadi salah satu prasyarat untuk memperbesar internet-link ratio dan konektivitas ke seluruh wilayah di nusantara. Termasuk di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) demi mengentaskan disparitas digital atau to bridge the digital divide,” ujarnya.

Menurut Menkominfo kondisi geografis Indonesia yang unik tentu membutuhkan inovasi teknologi satelit. Hingga tahun 2030, Indonesia diproyeksikan membutuhkan kapasitas satelit sekitar 1 TBps (Terabyte per second). Oleh karena itu, pengembangan inovasi satelit bisa menjadi solusi.

“Dengan kebutuhan yang sangat besar tersebut, diperlukan orkestrasi kebijakan yang konsisten, sehingga Indonesia tidak tertinggal dalam hal riset dan pengembangan satelit, secara khusus satelit nano dibanding dengan negara-negara atau bangsa lain,” ujarnya.

Kolaborasi

Teknologi satelit nano memiliki peranan yang tak kalah penting dengan satelit besar lain, bahkan lebih efisien.

“Teknologi satelit nano memiliki peranan yang tak kalah penting dengan satelit besar lainnya, namun sepengetahuan saya akan lebih efisien karena komponen satelit yang dibuat lebih kecil dan lebih ringan,” ujar Menteri Johnny.

Karena itu, Menkominfo mendukung inisiasi pengembangan teknologi satelit nano oleh sekelompok mahasiswa Surya University. Karya inovatif tersebut, dapat memicu semangat generasi muda untuk berkarya dan berinovasi mendukung kebutuhan satelit nasional Indonesia.

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: AntariksaBRINSatelitSatelit NanoSurya Satellite-1Surya UniversityTeknologi Penginderaan Jauh
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

BRIN Segera Miliki Satelit Operasional Penginderaan Jauh

Next Post

Satelit Surya-1 Dirancang dan Diproduksi Mahasiswa Surya University

Postingan Terkait

Transplantasi karang

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

14 Mei 2026
Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

14 Mei 2026

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Next Post
Satelit Surya-1 Dirancang dan Diproduksi Mahasiswa Surya University

Satelit Surya-1 Dirancang dan Diproduksi Mahasiswa Surya University

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Tantangan Budidaya Lobster Mutiara di Tengah Pandemi Virus Corona

14 ABK yang Bekerja di Kapal Perikanan China Tiba di Indonesia

Tiga Zona Menggelar Semarak Pilkada di Kabupaten Gorontalo

Puskesmas Kota Gorontalo Beri Layanan Gratis

Agregasi Paus Pembunuh (Orca) di Laut Maratua

Nelayan Hilang di Lamakera Belum Ditemukan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.