Seluruh masyarakat maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan status maupun rekomendasi Gunung Ili Lewotolok setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.esdm.go.id atau melalui aplikasi Android MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play.
Para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation).
Gunung Api Ili Lewotolok dengan tinggi 1.018 meter dari permukaan laut, mengalami erupsi pada 27 November 2020 pukul 05:57 WITA. Tinggi kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam tinggi 500 meter di atas puncak, dengan intensitas tebal condong ke arah barat.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dengan durasi erupsi tidak teramati jelas karena diikuti tremor menerus.
Pada Minggu (29/11) pukul 13:00 WITA tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).





Komentar tentang post