Rabu, Mei 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tanda Cuaca Ekstrem Melalui Pertumbuhan Awan

redaksi
16 November 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Masa Pancaroba, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Awan Cumulonimbus (CB). FOTO: DARILAUT.ID

Erma menjelaskan untuk mengenali tanda cuaca ekstrem dari awan dapat dimonitor melalui satelit.

Awan nimbostratus umumnya biasa dikenali sebagai awan hujan atau awan mendung. Awan ini berwarna abu-abu yang merata dan terlihat beberapa waktu sebelum hujan turun, kata Erma.

Sedangkan awan altocumulus, kata Erma, berbentuk bulatan kecil-kecil layaknya kapas dan menyebar luas di langit dengan jumlah gumpalan yang banyak.

“Jika terlihat di pagi hari, maka biasanya pada sore hari kemungkinan akan ada hujan badai,” kata Erma.
Skala cuaca ekstrem juga dapat dikenali melalui sifat, yaitu tidak biasa atau tidak normal, dampak yaitu besar, luas atau parah.

Frekuensi seperti sangat jarang terjadi, skala yang meliputi ruang meso hingga sinoptik atau waktu yang meliputi jam hingga mingguan, dan bentuk seperti bow echo, squall line, dan mesoscale convective complex.

Beberapa kasus cuaca ekstrem, kata Erma, menunjukkan bahwa kombinasi atmosfer-laut merupakan satu kondisi yang bisa merusak dalam waktu yang singkat terhadap infrastruktur yang ada di sekitar pantai.

“Kombinasi dari atmosfer dan laut yang saling berinteraksi ini salah satunya disebut storm surge,” katanya.

Banjir rob yang ditimbulkan dari storm surge bisa menghantamkan air dari laut menuju ke permukaan seperti tsunami. “Kejadian seperti ini harus selalu diwaspadai,” ujarnya.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Awan CumulonimbusBRINCuaca EkstremPerubahan Iklim
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Konsentrasi Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi

Next Post

Indonesia Terpilih Sebagai Anggota Dewan Eksekutif UNESCO 2023-2027

Postingan Terkait

Siklon Tropis Horacio Akan Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Timur Filipina

27 Mei 2026
Iduladha, Semangat Keikhlasan dan Energi Kebersamaan

Iduladha, Semangat Keikhlasan dan Energi Kebersamaan

27 Mei 2026

Iduladha, Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan

Seleksi Mahasiswa Baru Makin Berintegritas, Animo Peserta SNBT 2026 Meningkat

Seleksi Mahasiswa Baru, 256.369 Peserta Lulus Seleksi Jalur SNBT

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Next Post
Indonesia Terpilih Sebagai Anggota Dewan Eksekutif UNESCO 2023-2027

Indonesia Terpilih Sebagai Anggota Dewan Eksekutif UNESCO 2023-2027

TERBARU

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Timur Filipina

Iduladha, Semangat Keikhlasan dan Energi Kebersamaan

Iduladha, Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan

Seleksi Mahasiswa Baru Makin Berintegritas, Animo Peserta SNBT 2026 Meningkat

Seleksi Mahasiswa Baru, 256.369 Peserta Lulus Seleksi Jalur SNBT

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

AmsiNews

REKOMENDASI

Tangkap Kapal Ikan Ilegal, KKP Koordinasi dengan Aparat Maritim Malaysia

Siklon Tropis Charlotte Terbentuk di Selatan Jawa

Bibit 93S di Selatan Jawa Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

489,07 ha Lahan di Taman Nasional Gunung Merbabu Terbakar

Kompresor dengan Membran Oksigen bagi Nelayan, Hasil Inovasi Mahasiswa IPB

Tsunami Selat Sunda, 350 Kapal dan Perahu Rusak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.