Jumat, September 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tangkap 4 Kapal Ikan Asing, KRI Bung Tomo Usir 2 Kapal Pengawas Perikanan Vietnam

redaksi
26 Februari 2019
Kategori : Berita
0
Kapal ikan asing Vietnam

FOTO: TNIAL.MIL.ID

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, KIA Vietnam BV 525 TS, BV 9487 TS, BV 4923 TS dan BV 4555 TS diduga melakukan pelanggaran karena menangkap ikan di perairan Indonesia tanpa ijin dan dokumen.

Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan H, memerintahkan agar KIA Vietnam BV 525 TS, BV 9487 TS, BV 4923 TS, dan BV 4555 TS di adhoc ke Lantamal IV Tanjung Pinang untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Sebelumnya, pada Minggu (17/2) KRI Bung Tomo-357 juga telah menangkap kapal Vietnam yang masih melakukan pencurian ikan di Laut Natuna Utara.

kapal ikan asing Vietnam
FOTO: TNIAL.MIL.ID

Dari hasil pemeriksaan diketahui nama Kapal BT 99506 TS, Tonage 99 GT Kebangsaan Vietnam, nakhoda Hanghuu, dengan jumlah anak buah kapal 4 orang (termasuk Nakhoda), muatan Solar 1/3 Palka.

Kapal BT 99506 TS diduga melakukan kegiatan di dalam wilayah Landas Kontinen Indonesia tanpa dilengkapi dokumen. Kapal BT 99506 TS kemudian di adhoc ke Lanal Batam untuk proses pemeriksaan.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Batamillegal fishingKRINatunaTNI Angkatan Laut
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Zonasi Baru, Ada Zona Religi di Taka Bonerate

Next Post

Moratorium Kapal Ikan Asing Berdampak pada Ekosistem Perairan

Postingan Terkait

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

18 September 2026
Peneliti UNG Menyoroti Praktik Pertambangan di Provinsi Gorontalo, Lingkungan Pesisir Memburuk Manfaat Ekonomi Minim

Peneliti UNG Menyoroti Praktik Pertambangan di Provinsi Gorontalo, Lingkungan Pesisir Memburuk Manfaat Ekonomi Minim

18 September 2026

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Moratorium Kapal Ikan Asing Berdampak pada Ekosistem Perairan

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti UNG Dorong Perbaikan Regulasi Dampak Tambang di Pesisir Provinsi Gorontalo dan Transparansi Dokumen Lingkungan

Peneliti UNG Menyoroti Praktik Pertambangan di Provinsi Gorontalo, Lingkungan Pesisir Memburuk Manfaat Ekonomi Minim

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Akan Re-Ekspor 79 Kontainer Limbah B3

Ini Daftar Puluhan Laboratorium untuk Mendukung Riset Kelautan di Indonesia

Topan Noul Mendarat di Dekat Pinghai, Pantai Provinsi Guangdong

Setelah India Gelombang Panas Menyelimuti Eropa, Amerika Serikat, China dan Jepang

Peristiwa Cuaca Ekstrem Panas yang Berbahaya Melanda Berbagai Negara

Tambang Emas di Peru Terbakar, 27 Orang Tewas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.