Kamis, Juli 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tanjung Puting, Habitat Anggrek Hitam dan Wisata Alam

redaksi
9 Februari 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Tanjung Puting, Habitat Anggrek Hitam dan Wisata Alam

Taman Nasional Tanjung Puting. FOTO: KSDAE

Darilaut – Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting termasuk salah satu habitat Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata). Jenis anggrek ini sudah sangat sulit dijumpai di kawasan hutan dan hutan konservasi di Indonesia.

Upaya konservasi anggrek hitam telah dilakukan melalui kegiatan pengelolaan di dalam habitatnya (in situ).

Selain itu, mengutip Tntanjungputing.id, karena anggrek hitam mulai langka Balai TN Tanjung Puting membuat demplot anggrek tersebut. Demplot ini untuk memulihkan/ meningkatkan populasi anggrek hitam di Tanjung Puting.

Dengan adanya demplot, wisatawan atau pengunjung dapat menikmati keindahan anggrek hitam.

Sebagai kawasan wisata alam, Tanjung Puting sudah di kenal di dunia Internasional. Pada 2018 lalu, tercatat jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke TN Tanjung Puting sebanyak 18.834 orang, lebih tinggi dari wisatawan domestik yang hanya 10.449 orang.

Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kawasan ini berasal dari berbagai negara di Eropa dan Amerika. Paling banyak yang berkunjung ke TN Tanjung Puting berasal dari Amerika Serikat, Belanda, Inggris, Italia, Kanada, New Zeland, Polandia, dan Spanyol.

Kawasan TN Tanjung Puting adalah lokasi yang sangat baik untuk melihat habitat alami Orang utan.

Data hasil inventarisasi satwa Balai Taman Nasional Tanjung Puting tahun 2016, di kawasan seluas 415.040 ha dihuni 917 ekor Orang utan. Selain itu terdapat Bekantan dan Lutung

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Anggrek HitamBurung AirKalimantan TengahKLHKLahan BasahTaman Nasional Tanjung Puting
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Burung Air di Tanjung Puting

Next Post

Temuan Kerangka Paus di TN Tanjung Puting

Postingan Terkait

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

9 Juli 2026
Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

9 Juli 2026

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Seleksi Mandiri CBT 2026, Rektor UNG Ingatkan Calon Mahasiswa Percaya Diri

Ratifikasi Konvensi ILO 188/2007 untuk Nelayan dan Pekerja Perikanan, EKOMARIN: Jangan Hanya Capaian Diplomatik di Kertas

Badai Tropis Maysak Mengakibatkan 6 Orang Tewas dan 130 Ribu Dievakuasi di Guangxi Cina

Next Post
Temuan Kerangka Paus di TN Tanjung Puting

Temuan Kerangka Paus di TN Tanjung Puting

Komentar tentang post

TERBARU

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Seleksi Mandiri CBT 2026, Rektor UNG Ingatkan Calon Mahasiswa Percaya Diri

AmsiNews

REKOMENDASI

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Topan Jangmi Melintas di Dekat Pulau Okinawa

Gempa Laut Banda M 7,5 Karena Aktivitas Penunjaman

Kolaborasi Peneliti dan Swasta Penting Agar Digunakan Masyarakat

Peran Indonesia di Jantung Sirkulasi Indo-Pasifik Memengaruhi Iklim Dari Australia Hingga Asia Timur

Tahun 2020 Indonesia Memiliki 29,9 Juta Ha Kawasan Cagar Biosfer

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.