Selasa, November 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tarsius Rambut Putih Dari Minahasa

redaksi
8 Februari 2021
Kategori : Berita, Konservasi
0
Tarsius Rambut Putih Dari Minahasa

Tarsius dengan kelainan berupa leucistic atau warna rambut putih dan mata hitam ditemukan di Desa Lemoh Timur, Kecamatan Tomariri Timur, Kabupaten Minahasa. FOTO: KLHK

Darilaut – Tarsius dengan warna rambut putih dan mata hitam ditemukan seorang warga Minahasa, Sulawesi Utara. Jenis tarsius ini dikenal sebagai Krabuku Tangkasi atau Tarsius tarsier (Tarsius spectrumgurskyae).

Tarsius dengan kelainan warna rambut putih yang disebut leucistic ini ditemukan di Desa Lemoh Timur, Kecamatan Tomariri Timur, Jumat (5/2). Normalnya memiliki warna rambut cenderung coklat kemerahan dengan mata coklat.

Satwa ini ditemukan berada di kebun campuran buah-buahan milik masyarakat sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat ditemukan warga bernama Into, tarsius tersebut berada di atas sebuah pohon kecil dengan ketinggian sekira 1 meter dari permukaan tanah.

Ketika didekati, tarsius leucistic tidak menjauh atau lari. Dengan pertimbangan keamanan dari predator, warga Desa Lemoh Timur memutuskan untuk membawanya ke kampung.

Selanjutnya, dilaporkan kepada Kepala Resort Taman Wisata Alam (TWA) Batuputi Cagar Alam (CA) Duo Sudara, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara, Jenli Gawina.

Jenli mengatakan, atas pertimbangan keamanan, disarankan untuk dikembalikan ke alam atau ke induknya.

Namun karena warga tidak tahu di mana lokasi induknya, pihak BKSDA Sulawesi Utara berkoordinasi dengan Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki dan dibantu masyarakat setempat, sejak Sabtu (6/2) secara bersama-sama mulai melakukan pemantauan di lokasi penemuan tarsius untuk menemukan induknya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BKSDAMinahasaSulawesi UtaraTarsius
Bagikan17Tweet1KirimKirim
Previous Post

BMKG: Hujan Ekstrem Memicu Banjir di Semarang

Next Post

Tanaman untuk Mengobati Diabetes

Postingan Terkait

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

2 November 2026
Pelabuhan yang Rusak karena Gempa dan Tsunami Palu Segera Dibangun

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

2 November 2026

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Next Post
Tanaman untuk Mengobati Diabetes

Tanaman untuk Mengobati Diabetes

Komentar tentang post

TERBARU

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

AmsiNews

REKOMENDASI

47 Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Bangunan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di NTT

DFW-Indonesia dan INPEX Implementasikan Budidaya Rumput Laut

Sebagian Logistik Pilkada 2024 Sudah Ada di Kabupaten Gorontalo

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

300 Ekor Lobster Amerika Dimusnahkan Balai Karantina Ikan Jakarta

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.