Sabtu, Agustus 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Teknologi Nuklir untuk Penelitian Kelautan

redaksi
23 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
laut

Ilustrasi

PENGEMBANGAN teknologi nuklir kini mulai diterapkan dalam penelitian ilmu kelautan. Salah satunya dengan menggunakan radioisotope atau Isotop radioaktif.

Dalam ilmu kelautan, radioisotop ini telah banyak digunakan, salah satunya untuk menganalisis arus laut dan arus pantai.

Peneliti senior dari Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi – Badan Tenaga Nuklir Nasional (PAIR- BATAN) Dr Ali Arman Lubis mengatakan, isotop dalam bidang kelautan dapat dimanfaatkan untuk beberapa penelitian. Seperti penelitian sedimen, perubahan iklim, blue carbon, ocean acidification dan rekam jejak polutan.

Menurut Ali Arman, pemanfaatan nuklir untuk bidang kelautan dengan menggunakan radioisotope, dapat dilakukan melalui isotop buatan ataupun alami.

Pemanfaatan isotop sebagai “tracker” memiliki karakteristik seperti sistem yang diteliti yang menyatu dengan sistem tersebut. Sehingga akan memberikan hasil dengan tingkat ketelitian tinggi.

Ali Amran mengatakan, ada tiga hal penting yang harus diindahkan dalam pemanfaatan teknologi nuklir. Pertama untuk tujuan damai. Kedua, mengutamakan keselamatan dan keamanan. Ketiga, berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Awal Oktober lalu, Balai Riset dan Observasi Laut (BROL)-Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan,  Kementerian Kelautan dan Perikanan, mengadakan Learning Session. Temanya tentang Pemanfaatan Teknologi Isotop untuk Riset Kelautan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPNuklir
Bagikan17Tweet10KirimKirim
Previous Post

Jembatan Kuning Palu Mulai Diangkat

Next Post

Tingginya Biaya Restorasi Mangrove Hal Krusial

Postingan Terkait

Gempa Bumi Dahsyat M 7,7 Guncang NTT, Potensi Tsunami Hingga Sulawesi Selatan dan Tenggara

Gempa Dahsyat NTT, 2.000 Warga Kabupaten Nagekeo Evakuasi Mandiri

15 Agustus 2026
IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Bangunan Rusak

15 Agustus 2026

Gempa Dahsyat NTT, BMKG Mencatat Gelombang Tsunami Tiba di 10 Titik Pesisir

Gempa Dahsyat NTT M 7,7 Bersumber Dari Aktivitas Flores Back-Arc Thrust

IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT Dirasakan Hingga Sulawesi Selatan

Sejak tahun 1950 Tercatat 37 Gempa Bumi Kuat di Dekat NTT

BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT Berakhir

Next Post
Mangrove

Tingginya Biaya Restorasi Mangrove Hal Krusial

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Dahsyat NTT, 2.000 Warga Kabupaten Nagekeo Evakuasi Mandiri

Gempa Dahsyat NTT, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Bangunan Rusak

Gempa Dahsyat NTT, BMKG Mencatat Gelombang Tsunami Tiba di 10 Titik Pesisir

Gempa Dahsyat NTT M 7,7 Bersumber Dari Aktivitas Flores Back-Arc Thrust

IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT Dirasakan Hingga Sulawesi Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

WMO Perkuat Infrastruktur Meteorologi dan Hidrologi

BAKTI-Kementerian Kominfo Dukung Ekspedisi Pinisi

Pengendara Motor Hilang, Basarnas Gorontalo Melakukan Pencarian di Sungai, Muara dan Laut

Pencemaran Lingkungan, PT HAYI Cicil Bayar Ganti Rugi Rp 12 Milyar

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

KLHK Operasi Tambang Emas Ilegal di Boliyohuto dan Panua, Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.