Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Temuan Baru di Ngarai Bawah Laut Great Barrier Reef Utara

redaksi
1 November 2020
Kategori : Berita, Eksplorasi
0
Temuan Baru di Ngarai Bawah Laut Great Barrier Reef Utara

Robot bawah air, SuBastian, mengumpulkan karang air dingin (coldwater corals) dari dinding samping ngarai di kedalaman 1767 meter. FOTO: SCHMIDTOCEAN.ORG

Di ngarai bawah laut terdapat proses oseanografi yang berinteraksi dengan medan terjal, serta produktivitas primer.

Habitat ngarai ini sebagai tempat perkembangan bibit dan perlindungan penting bagi kehidupan laut lainnya. Termasuk ekosistem laut yang rentan seperti karang di air yang dingin dan taman spons.

Seperti di kedalaman 1767 meter, terlihat dalam gambar SuBastian mengumpulkan karang air dingin (coldwater corals) yang diambil dari dinding samping ngarai.

Sejak ekspedisi Southern Surveyor 2007, yang pertama kali memetakan sistem ngarai GBR dengan sonar multibeam di lepas pantai Ribbon Reefs, para ilmuwan telah menyoroti dua jenis ngarai utama.

Pertama, ngarai yang terhubung dengan rak dan terumbu. Kedua, ngarai yang diblokir atau ada penghalang.

Ngarai yang terhubung dengan rak menangkap sedimen dari rak melalui jalur sempit di antara terumbu. Ngarai ini menyalurkan campuran sedimen termasuk kalsium karbonat laut (batu kapur) dan silika terestrial (kuarsa) dan bahkan vegetasi, yang terbawa dari daratan Australia.

Sebaliknya, ngarai yang terhalang terumbu besar dan dangkal melingkari kepala ngarai. Terumbu ini dapat menghalangi suplai sedimen dari rak terbuka.

Hanya sedimen batu kapur yang berasal langsung dari terumbu karang yang dapat diangkut menuruni ngarai ke perairan yang lebih dalam.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: AustraliaGreat Barrier Reefkeanekaragaman hayatiSchmidt Ocean Institute
Bagikan27Tweet4KirimKirim
Previous Post

2 Siklon Tropis Membayangi Indonesia Timur

Next Post

Sepekan Terakhir, Terjadi Banjir di Sumatera dan Jawa

Postingan Terkait

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

18 Juni 2026
Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

18 Juni 2026

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Next Post
Banjir di Cilacap Meluas

Sepekan Terakhir, Terjadi Banjir di Sumatera dan Jawa

Komentar tentang post

TERBARU

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir, Puting Beliung dan Longsor Banyak Terjadi di Tahun 2021

Natal dan Tahun Baru, BMKG Mengimbau untuk Monitor Cuaca

BKKPN Kupang Monitoring Rumput Laut

Prediksi BMKG untuk Kondisi Iklim Indonesia Tahun 2026

Pemanfaatan Wilayah Pesisir dan DAS Makin Meningkat

AMSI Umumkan Pengurus Baru, CEO Kompas Pengawas Organisasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.