Di ngarai bawah laut terdapat proses oseanografi yang berinteraksi dengan medan terjal, serta produktivitas primer.
Habitat ngarai ini sebagai tempat perkembangan bibit dan perlindungan penting bagi kehidupan laut lainnya. Termasuk ekosistem laut yang rentan seperti karang di air yang dingin dan taman spons.
Seperti di kedalaman 1767 meter, terlihat dalam gambar SuBastian mengumpulkan karang air dingin (coldwater corals) yang diambil dari dinding samping ngarai.
Sejak ekspedisi Southern Surveyor 2007, yang pertama kali memetakan sistem ngarai GBR dengan sonar multibeam di lepas pantai Ribbon Reefs, para ilmuwan telah menyoroti dua jenis ngarai utama.
Pertama, ngarai yang terhubung dengan rak dan terumbu. Kedua, ngarai yang diblokir atau ada penghalang.
Ngarai yang terhubung dengan rak menangkap sedimen dari rak melalui jalur sempit di antara terumbu. Ngarai ini menyalurkan campuran sedimen termasuk kalsium karbonat laut (batu kapur) dan silika terestrial (kuarsa) dan bahkan vegetasi, yang terbawa dari daratan Australia.
Sebaliknya, ngarai yang terhalang terumbu besar dan dangkal melingkari kepala ngarai. Terumbu ini dapat menghalangi suplai sedimen dari rak terbuka.
Hanya sedimen batu kapur yang berasal langsung dari terumbu karang yang dapat diangkut menuruni ngarai ke perairan yang lebih dalam.





Komentar tentang post