Rabu, September 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Temuan Mahasiswa ITB, Rumput Laut Sebagai Bahan Penyusun Baterei Organik

redaksi
12 Juni 2021
Kategori : Berita, Ide & Inovasi
0
Pembudidaya Rumput Laut di Nunukan, Hati-hati Lewati Batas Perairan Malaysia

Proses pengeringan hasil budidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. FOTO: DARILAUT.ID

Yumna dan Richie tergabung dalam tim Carragenergy. Pada Desember 2020 mereka mulai menyusun perencanaan terkait ide yang akan dibawa dalam mengikuti perlombaan ini dan melakukan diskusi mendalam pada Januari hingga Maret 2021.

Dimulai dari energy harvesting dan solar cell, akhirnya keduanya memutuskan untuk membawa baterai organik sebagai ide yang akan diajukan untuk kompetisi ini.

Prototipe baterai organik yang diciptakan Yumna dan Richie tersusun dari komponen elektroda dari bahan organik dan komponen elektrolit dari ekstrak rumput laut bernama karagenan.

Baterai yang dibuat ini termasuk kategori baterai sekunder yang bersifat rechargeable. Prototipe ini dibuat pada temperatur lingkungan dan telah dilakukan uji terhadap komponen elektrolit.

Berdasarkan studi literatur yang dilakukan, performa baterai organik dengan gabungan elektroda organik dan biopolimer elektrolit menghasilkan perfoma yang komparabel dengan baterai Li-ion.

Tentunya baterai ini memiliki keunggulan dari sisi lingkungan. Dimulai dari proses pembuatan baterai hingga pengolahan limbahnya, baterai anorganik memberi dampak yang membahayakan bagi lingkungan dan kesehatan.

Keunggulan inilah yang dapat memberi nilai lebih pada prototipe baterai organik buatan Yumna dan Richie.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: alga merahBaterai organikITBRumput Laut
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Berita Keras

Next Post

Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama Maritim dan Kelautan

Postingan Terkait

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

23 September 2026
Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

23 September 2026

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Next Post
LIPI Riset Arlindo Selama 72 Hari

Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama Maritim dan Kelautan

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

AmsiNews

REKOMENDASI

La Nina Lemah Tingkatkan Hujan di Wilayah Indonesia

Puncak Musim Kemarau Juli, Agustus dan September

Badai Tropis di Laut Cina Selatan Akan Menjadi Topan

Pusat Kajian Strategis Kebijakan Daerah Bahas Penggantian Pejabat di Pemerintah Provinsi Gorontalo

Dari 101 Titik Tidak Melihat Hilal, Ramadan 3 April 2022

Karantina Ikan Memusnahkan Ribuan Koi dan Hirame Asal Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.