Jumat, September 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

redaksi
22 September 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Lumpur menutupi Distrik Rasuwa di wilayah tengah-utara Nepal akibat banjir bandang yang menghancurkan, pada Rabu (26/8). FOTO: UNICEF/UN

Namun demikian, kenaikan suhu yang cepat—dengan laju yang melampaui rata-rata global akibat emisi bahan bakar fosil—meningkatkan kemungkinan dan tingkat keparahan bahaya semacam itu di wilayah Himalaya.

• Diperlukan kemajuan signifikan dalam upaya adaptasi, khususnya melalui penguatan pengamatan bumi di wilayah pegunungan tinggi Himalaya, pemantauan bahaya, komunikasi risiko, serta pertukaran data dan pengetahuan lintas batas. Namun, peristiwa berskala besar seperti ini pada akhirnya melampaui batas kemampuan adaptasi.

Menangani kerugian dan kerusakan yang sedang maupun akan terjadi—melalui dukungan pemulihan dan rekonstruksi bagi masyarakat terdampak—kini telah menjadi bagian tak terelakkan dari respons terhadap perubahan iklim.

• Meminimalkan risiko di masa depan menuntut transisi cepat untuk meninggalkan penggunaan bahan bakar fosil serta pemenuhan komitmen pendanaan iklim untuk adaptasi. Hal ini sangat penting bagi wilayah Himalaya dan pegunungan tinggi lainnya. Penyusutan gletser dan degradasi lapisan tanah beku abadi (permafrost) diperkirakan akan terus berlanjut meskipun tidak ada pemanasan lebih lanjut. Ini berarti sebagian dampak dari pemanasan di masa lalu belum sepenuhnya muncul.

Halaman 7 dari 7
Sebelumnya1...67
Tags: Banjir NepalBencana Geologis HimalayaNepalPerubahan IklimWorld Weather Attribution
Bagikan45Tweet28KirimKirim
Previous Post

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

Next Post

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Postingan Terkait

Tropical Storm Surigae to Strengthen in the Philippine Sea

Tropical Storm Surigae to Strengthen in the Philippine Sea

24 September 2026
Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

24 September 2026

UNG Kandidat PTN BH

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

Ada Penambahan Daratan Gunung Anak Krakatau Seluas 32.8 Hektare

UNG Bahas Tata Kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di Unhas

Analisis Kesehatan WHO-WMO Menghadapi El Niño: Panas Ekstrem dan Curah Hujan Meningkatkan Penyebaran Penyakit

Bertindak Menghadapi Risiko Kesehatan Akibat El Niño: Panas Ekstrem, Banjir dan Kekeringan Parah

Next Post
Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

TERBARU

Tropical Storm Surigae to Strengthen in the Philippine Sea

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

UNG Kandidat PTN BH

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

Ada Penambahan Daratan Gunung Anak Krakatau Seluas 32.8 Hektare

UNG Bahas Tata Kelola Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di Unhas

AmsiNews

REKOMENDASI

BRIN Kembangkan Radar Pemantau Gelombang Laut dan Mitigasi Tsunami

Riset UNG, Ikan Hulu’u Berpotensi untuk Perawatan Luka Diabetes

BI dan TNI AL Ekspedisi Kas Keliling Antarpulau di Sulsel

Lagi, Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 19 Miliar di Bandara Soekarno Hatta

Paus Biru Kembali Melintas di Perairan Botubarani Gorontalo

Tiga Paus Pembunuh Melintas di Perairan Olele

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.