Kamis, Mei 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ternyata Bulan Pernah Menghilang di Langit Malam Tanpa Jejak

redaksi
21 April 2022
Kategori : Berita
0
Sabtu Dinihari Gerhana Bulan Penumbra, Selama 3 Jam 18 Menit

Bulan Purnama. FOTO: DARILAUT.ID

Karena lama waktu yang ditempuh Bulan untuk menyelesaikan kedua periode tersebut berbeda, pada suatu saat Bulan akan berada pada fase bulan baru dan posisinya di apoge.

Sementara di saat yang lain Bulan akan berada pada fase purnama dan posisinya di perige. Demikian juga hal yang sebaliknya bisa terjadi.

Hal ini dapat diketahui dengan membandingkan waktu saat Bulan pada fase tertentu dengan waktu saat posisi Bulan di perige atau apoge.

Namun bagaimana bila Bulan hilang dari pandangan maupun pengamatan dari Bumi dalam waktu yang lama, berbulan-bulan?

Kejadian yang tidak biasa ini membingungkan mereka yang hidup dan para astronom selama berabad-abad. Ada kepercayaan bahwa hilangnya bulan akibat dari gerhana.

Mengutip AccuWeather (20/4) kejadian seperti itu terjadi hampir satu milenium yang lalu. Ketika itu, Bulan menghilang dari pandangan selama bulan Mei di tahun 1110, dengan tidak ada alasan yang diberikan untuk fenomena aneh tersebut.

Hubungan antara Bumi, Bulan dan Matahari telah didokumentasikan sejak lama. Cahaya keemasan matahari yang menyambut umat manusia dan berfungsi sebagai fajar di pagi hari, sementara cahaya putih bulan mengirim umat manusia ke dalam tidur malamnya.

Astronom Inggris George Frederick Chambers menulis tentang misteri langit dalam bukunya tahun 1899 The Story of Eclipses.

Halaman 2 dari 5
Sebelumnya123...5Selanjutnya
Tags: AstronomiBulanBulan Menghilang
Bagikan19Tweet11KirimKirim
Previous Post

Ambon Ekspor Kerapu Hidup ke Hongkong

Next Post

Fenomena Langit Akhir April, Bulan dan 4 Planet Terlihat Sejajar

Postingan Terkait

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

6 Mei 2026
Pembatasan Pemberitaan Bencana Sumatra Terjadi Secara Masif dan Sistematis

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

6 Mei 2026

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Next Post
Fenomena Langit Akhir April, Bulan dan 4 Planet Terlihat Sejajar

Fenomena Langit Akhir April, Bulan dan 4 Planet Terlihat Sejajar

Komentar tentang post

TERBARU

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Era Baru yang Berbahaya Bagi Jurnalis

Potensi Hujan di Bulan Mei

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

AmsiNews

REKOMENDASI

Mulai Hari Ini Penjaringan Bakal Calon Rektor UNG 2023-2027

Mafindo Refleksi Tren Hoaks 2024–2025, Penggunaan Teknologi Deepfake Meningkat

Malakas Tumbuh Jadi Badai Tropis Parah di Laut Filipina

UNG Canangkan Zona Integritas, Rektor: Kami Berkomitmen Memberikan Pelayanan Profesional

Paus Pilot Terdampar Massal di Selandia Baru

Bibit 98S Menguat di Laut Timor

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.