Proses evakuasi jenazah kapten dan dua cadet deck dilakukan secara bertahap. Dari bangkai KM Gerbang Samudera I, jenazah diturunkan ke perahu sekoci dengan menggunakan tehnik descending.
“Ketiga jenazah dibawa ke KN SAR 225 Widura, dan dievakuasi ke Surabaya,” kata Novix.
Setelah semua personel tim rescuer Kantor SAR Surabaya kembali ke KN SAR 225 Widura. Selanjutnya, ketiga jenazah dibawa ke pelabuhan Tanjung Perak. Setelah sampai di Dermaga Distrik Navigasi, jenazah diserahkan ke tim DVI untuk diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.
Selain tim operasi Kantor SAR Surabaya dan KN SAR 225 Widura, upaya pencarian dan evakuasi tiga ABK KM Gerbang Samudera I ini melibatkan antara lain, Ditpolair Polda Jatim, DVI Polda Jatim, Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, AGL, KN 329, TB GSS 01, Pan Marine X1 dan PHE Poleng Pertamina.
KM Gerbang Samudera I berlayar dari pelabuhan Tanjung Perak menuju Banjarmasin. Kapal ini terbakar saat berlayar di sekitar perairan laut pulau Karang Jamuang, tepatnya di koordinat 06° 35′ S 112° 54′ E.
Berdasarkan data dari Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, KM Gerbang Samudera I membawa sebanyak 130 orang ABK dan penumpang, serta sejumlah kendaraan.*





Komentar tentang post