Mengutip Nippon Hoso Kyokai (NHK) kekhawatiran tumbuh di AS atas kemungkinan kebocoran data ke Cina melalui TikTok.
Perintah yang dikeluarkan pada hari Senin mengikuti pengesahan undang-undang Kongres pada bulan Desember yang melarang aplikasi pada perangkat federal.
Seorang pejabat pemerintah AS menggambarkan larangan tersebut sebagai langkah maju yang penting dalam mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh aplikasi tersebut.
Kanada pada hari Senin, melalui Dewan Perbendaharaan mengeluarkan pernyataan yang melarang penggunaan aplikasi TikTok pada perangkat seluler yang dikeluarkan pemerintah.
Dewan tersebut mengatakan mulai 28 Februari, aplikasi tersebut akan dihapus dari perangkat tersebut dan penggunanya akan diblokir untuk mengunduhnya di masa mendatang.
Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa TikTok menghadirkan tingkat risiko yang tidak dapat diterima terhadap privasi dan keamanan.
Dalam email ke penyiar publik Kanada CBC, TikTok menyatakan kekecewaannya karena pemerintah Kanada memblokir aplikasi tersebut tanpa menyebutkan masalah keamanan tertentu atau menghubungi perusahaan untuk membahas masalah apa pun sebelum membuat keputusan.
Kewaspadaan terhadap TikTok juga telah menyebar di Eropa.
Komisi Uni Eropa telah melarang karyawan menggunakan aplikasi TikTok di perangkat kerja, dengan alasan keamanan.





Komentar tentang post