Kapal berwarna putih-biru tersebut berangkat dari Pelabuhan Bastiong Ternate menuju Gane Barat Halmahera Selatan. Sampai di lokasi kejadian, kapal tenggelam pada pukul 19.15 WIT.
Tercatat 64 penumpang selamat dan 13 orang dinyatakan hilang.
Kepala Kantor SAR segera berkoordinasi dengan potensi SAR dan memberangkatkan tim SAR menuju lokasi kejadian.
Tim SAR dari Ternate tiba di area pencarian Selasa (19/7) dinihari sekitar pukul 01.11 WIT.
“Sebelumnya, sudah ada tim SAR dari Pos Siaga Bacan bersama-sama Potensi SAR telah melaksanakan tindak awal di lokasi kejadian,” ujar Fathur.
Selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Kakansar selanjutnya membuat rencana operasi SAR.
Tim SAR yang terdiri dari Kantor SAR Ternate dan Pos Siaga SAR Bacan serta Potensi SAR dari Kabupaten Halmahera Selatan, Pos Angkatan Laut Bacan, Pos Polair Bacan, beserta nelayan setempat melaksanakan pencarian menggunakan searider dan perahu karet Kansar Ternate, serta speedboat milik BPBD Kabupaten Malmahera Selatan.
“Kami mengerahkan KN SAR 237 Pandu Dewanata. Kapal tersebut kami sandarkan di dermaga Tokaka dan kami jadikan sebagai posko apung untuk pelaksanaan operasi SAR setelah melihat area lokasi tenggelamnya kapal hanya berjarak 100 sampai dengan 150 meter saja,” kata Fathur.





Komentar tentang post