Senin, Mei 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tingginya Biaya Restorasi Mangrove Hal Krusial

redaksi
23 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Mangrove

Mangrove memiliki fungsi penting sebagai penyerap emisi karbondioksida. FOTO: DARILAUT.ID

Banten – Keterbatasan pendanaan karena tingginya biaya restorasi mangrove di beberapa lokasi di Indonesia sebagai hal yang sangat krusial. Karena itu, perlu dipetakan potensi pendanaan alternatif.

Masalah pendanaan dan biaya restorasi mangrove ini menjadi salah satu bahasan dalam lokakarya Identifikasi Faktor Kunci Sukses dan Keekonomian Restorasi Mangrove Berbasis Masyarakat di Tangerang, Banten.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, diprakarsai World Resources Institute (WRI) Indonesia — lembaga penelitian independen yang berfokus pada upaya pembangunan berkelanjutan, Oktober ini.

Koordinator Komunikasi WRI Indonesia Reidinar Juliane mengatakan, melalui lokakarya ini, masyarakat pesisir dari sepuluh kawasan mangrove di Indonesia, serta perwakilan beberapa kementerian dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal dan nasional berkumpul mendiskusikan isu kunci restorasi mangrove berbasis masyarakat. Peserta lokakarya juga telah memberikan rekomendasi peta jalan aksi mitigasi dan adaptasi untuk restorasi mangrove.

Rekomendasi kesepakatan bersama dihasilkan dalam lokakarya, dirumuskan setelah memetakan tantangan yang dihadapi para pegiat mangrove di daerah masing-masing. Para peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove Angke Kapuk.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: MangroveWRI
Bagikan9Tweet2KirimKirim
Previous Post

Teknologi Nuklir untuk Penelitian Kelautan

Next Post

Pemahaman Masyarakat Soal Ekosistem Mangrove Masih Rendah

Postingan Terkait

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

4 Mei 2026
PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

4 Mei 2026

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kekerasan Daring Terhadap Jurnalis Perempuan Meningkat

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Next Post
MANGROVE

Pemahaman Masyarakat Soal Ekosistem Mangrove Masih Rendah

Komentar tentang post

TERBARU

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

AmsiNews

REKOMENDASI

Warga Sumatera Barat Tersengat Ubur-ubur Bluebottle, 8 Masuk Rumah Sakit

Tata Kelola Pertambangan Harus Dilandasi Hukum dan Keadilan

Terseret Ombak Parangtritis, Seorang Wisatawan Meninggal

37 Ribu Pramuka Dievakuasi Ketika Topan Khanun Menuju Semenanjung Korea

Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia

882 Ribu Orang Terkena Dampak Topan Super Gaemi di Filipina, 8 Tewas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.