Rabu, April 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

TNC Indonesia: Pengebom Ikan di Raja Ampat Berkurang

redaksi
18 Desember 2019
Kategori : Berita, Konservasi
0
TNC Indonesia: Pengebom Ikan di Raja Ampat Berkurang

Coastal and Ocean/Fisheries Policy Senior Manager TNC Indonesia, Yadranka Farita, dalam kegiatan media workshop “Memahami berbagai kebijakan untuk memperbaiki manajemen sumber daya alam di Indonesia agar berkesinambungan, khususnya untuk hal kelautan dan perikanan” Rabu (18/12) di Jakarta. FOTO: DARILAUT.ID

Pendampingan dilakukan secara intens di kampung-kampung. Antara lain dengan mengembangkan mata pencaharian alternatif dan membentuk model pendanaan berkelanjutan di Papua Barat.

Selain di Raja Ampat, menurut staf TNC Indonesia Rynal Mayfadly, pendampingan intensif dilakukan TNC Indonesia di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Di Wakatobi jarang ditemukan aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan bom.

Di kawasan ini, TNC Indonesia melakukan pemetaan wilayah adat di empat pulau. Selain itu, membuat panduan berwisata yang baik. Untuk lokasi wisata ini, telah disarankan tidak membangun hotel yang besar. Tapi dengan melibatkan masyarakat untuk membuat homestay.

“Kegiatan-kegiatan ini bekerjasama dengan komunitas masyarakat pesisir,” ujar Rynal.

Coastal and Ocean/Fisheries Policy Senior Manager TNC Indonesia Yadranka Farita, mengatakan, TNC Indonesia sejauh ini bergerak dalam lingkup kebijakan yang mendukung konservasi dan manajemen sumber daya alam kelautan dan perikanan di Indonesia. Dengan mengambil fokus pada Kakap, Kerapu dan laut dalam, seperti perikanan tuna.

TNC didirikan tahun 1951 di Amerika Serikat dan kini telah memiliki banyak perwakilan di berbagai negara. TNC selalu berupaya meningkatkan kesejahteraan tanpa mengorbankan keberlanjutan alam.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bom IkanKonservasiRajat AmpatTNCWakatobi
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Alami Kerusakan Mesin, KM Lady Nathalia Terapung di Selat Makassar

Next Post

Kondisi Lobster Indonesia Fully-exploited dan Over-exploited

Postingan Terkait

UNG Menggelar Wisuda ke-60

UNG Menggelar Wisuda ke-60

15 April 2026
Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

15 April 2026

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Kondisi Lobster Indonesia Fully-exploited dan Over-exploited

Kondisi Lobster Indonesia Fully-exploited dan Over-exploited

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

AmsiNews

REKOMENDASI

139.137 Orang Dalam Pemantauan Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan

Cegah Virus Corona, Masuk Natuna Periksa Kesehatan dan Karantina

Ini Daftar 34 Trayek Tol Laut Tahun 2022

Pita Frekuensi Radio Sangat Penting Untuk Prakiraan Cuaca dan Pemantauan Iklim

Dugong Kembali Ditemukan Mati Terdampar di Toli-Toli

Menhub Minta Pemilik Kapal Jangan Hanya di Rumah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.