Kepala eksekutif setempat harus melakukan evakuasi paksa seperlunya, sesuai dengan Undang-Undang Republik 10121 (Undang-Undang Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Filipina) dan Kode Pemerintah Daerah, memastikan bahwa penduduk di daerah berisiko tinggi segera pindah ke pusat evakuasi yang ditunjuk atau area aman.
Menanggapi arahan tersebut, Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah (DILG) dengan cepat mengeluarkan memorandum yang mengarahkan semua unit pemerintah daerah untuk mematuhi perintah tersebut.
Dalam memorandum yang ditandatangani oleh Wakil Sekretaris Penanggung Jawab DILG Lord Villanueva menjelaskan bahwa langkah ini sangat penting untuk menyelamatkan nyawa. Menjadi proaktif akan menyelamatkan nyawa.
“Lebih baik mengambil tindakan sekarang daripada menyesal nanti dan kehilangan nyawa,” ujarnya.




