Satu jam kemudian, Saudel untuk kedua kalinnya mendarat di pesisir Kota Wenzhou, Zhejiang.
Saudel bergerak ke pedalaman Zhejiang dan Fujian kemudian berbelok ke barat-barat daya dan barat daya dan selatan hingga mencapai Pulau Hainan, dan melintasi Laut Cina Selatan.
Saudel akan bergerak ke arah timur melintasi bagian utara Laut Cina Selatan, secara bertahap mendekati pesisir Guangdong timur pada hari ini dan besok (Rabu, 2/9), kata Observatorium Hong Kong — Hong Kong Observatory (HKO).
HKO mengatakan akibat pengaruh gabungan Saudel dan monsun timur laut, kondisi cuaca di pesisir Cina selatan akan menjadi lebih berangin, disertai hujan dan embusan angin kencang, serta gelombang tinggi.
Pada hari Kamis (3/9), Saudel diperkirakan masih akan berada di sekitar wilayah timur laut Laut Cina Selatan dan pesisir Guangdong timur.
Namun, menurut HKO, terdapat ketidakpastian mengenai pergerakan dan intensitasnya.

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Saudel sedang bergerak ke timur-timur laut dengan kecepatan 20 km per jam (12 knot).
Sistem ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 994 hPa (hektopaskal).
Saudel mengemas kecepatan angin maksimum 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).




