Darilaut – Lokasi yang terdeteksi tsunami akibat gempa dahsyat magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai wilayah Sulawesi. Wilayah yang telah terdeteksi tsunami ini di Bau-Bau, Bulukumba dan Kolaka.
Hasil pemutakhiran peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami akibat gempa dengan kekuatan 7,7 30 km TimurLaut Mbay – Nagekeo terdeteksi di Bakalang Alor 0.14 meter, Bau-Bau 0.30 meter, Bulukumba 0.54 meter, Dompu 0.17 meter, Flores Timur 0.25 meter, Kolaka 0.23 meter, Labuan Bajo 0.36 meter, Maurole-Ende 0.94 meter, Pelabuhan Kewapante-Sika 0.38 meter, dan Sikka 0.19 meter
The United States of Geological Survey (USGS) atau Survei Geologi Amerika Serikat menyebutkan gempa bumi Laut Flores berkekuatan magnitude (M) 7,7 pada Sabtu (15/8) pagi, terjadi di lepas pantai utara Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat sesar naik (reverse faulting) pada kedalaman dangkal.
Gempa bumi dahsyat yang terjadi di dekat Ende tersebut, berlokasi di wilayah yang aktif secara seismik dan didominasi oleh konvergensi antara lempeng Australia dan lempeng Sunda.
USGS memperkirakan adanya kemungkinan korban jiwa dan kerusakan, dengan dampak yang diperkirakan relatif terlokalisasi.
Sekitar 1,5 juta orang merasakan (terpapar) guncangan kuat (Modified Mercalli Intensity VI) hingga sangat kuat (MMI VIII).




