Darilaut – Hasil pemutakhiran peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lokasi yang terdeteksi tsunami akibat gempa dengan kekuatan magnitudo (M) 7,7 Sabtu (15/8) di Nusa Tenggara Timur (NTT) meluas.
Tsunami ini telah terdeteksi di Bakalang-Alor pukul 05.41WIB 0.14 meter, Dompu pukul 05.29WIB 0.17 meter, Flores Timur 05.24WIB 0.25 meter, Labuan Bajo pukul 05.26WIB 0.36 meter, Maurole-Ende pukul 05.27WIB 0.94 meter, Pelabuhan Kewa Pante – Sikka pukul 05.16WIB 0.38m, Sikka pukul 05.03WIB 0.19 meter.
Lokasi gempa NTT M 7,7 berada 30 km timur laut Mbau-Nagekeo, terjadi pada pukul 04.58.24 WIB.
Sebelumnya peringatan dini tsunami gempa dahsyat M 7,7 BMKG menyampaikan daerah berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan, status Siaga di Manggarai bagian utara estimasi waktu tiba pukul 05.02.23 WIB, Ngada Bagian utara pukul 05.02.23 WIB, Manggarai barat bagian utara pukul 05.03.23, Ende bagian utara pukul 05.05.23 WIB, Sikka bagian utara pukul 05.13.23 WIB.
Kemudian di Selayar estimasi tiba pukul05.04.23 WIB, Jeneponto pukul 05.15.23 WIB dan Bantaeng pukul 05.46.23 WIB
BMKG juga mengeluarkan waspada tsunami di Pulau Ende pukul 05.03.23 WIB, Pulau Sikka pukul 5.07.23 WIB, Pulau Sangiang pukul 05.09.23 WIB, Bima Pulau Gili pukul 05.12.23 WIB, Flores Timur bagian utara pukul 05.15.23 WIB, Dompu bagian utara pukul 05.19.23 WIB, Kota Bau-bau pukul 05.40.23 WIB, Takalar pukul 05.43.23 WIB, Bone pukul 05.54.23 WIB, Wajo pukul 06.01.23 WIB, Luwu bagian timur pukul 06.36.23 WIB, Kota Palopo pukul 06.39.23 WIB.




