Pada 2018, Indonesia melibatkan banyak pihak untuk berpartisipasi dalam latihan tersebut, yaitu BMKG sebagai Pusat Peringatan Dini Tsunami, BNPB, Metro TV, dan BPBD beserta masyarakat di pesisir Barat Sumatera dan Selatan Jawa.
Daerah yang turut berpartisipasi dalam latihan tersebut adalah Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Selatan, Sibolga, Nias, Pariaman, Padang, Pandeglang, Pangandaran, Daerah Istimewa Yogyakarta, Pacitan dan Bantul.
Training Rencana Evakuasi Tsunami
Menurut Kepala IOTIC-UNESCO Ardito M Kodijat, setelah kegiatan IOWave18 Workshop, akan dilanjutkan dengan pelatihan Tsunami Evacuation, Map, Plan and Procedure (TEMPP) selama 12 hari di Pusat Pendidikan Latihan BMKG Citeko Puncak Bogor.
Kegiatan TEMPP ini memberikan pelatihan bagaimana membuat peta evakuasi, menyusun rencana dan prosedur evakuasi untuk negara-negara rawan tsunami di Samudera Hindia.
Pelatihan tersebut merupakan pelatihan yang ketiga kalinya setelah sebelumnya diselenggarakan di Indonesia dan India. Tahun ini peserta latihan berasal dari negara: Indonesia, Mozambiq, Timor Leste, Mauritius, Yaman, Pakistan, dan India.*





Komentar tentang post