Sabtu, Agustus 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tugas Penting Menyelamatkan Ekosistem Lamun Dunia

redaksi
10 Agustus 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Berapa Stok Karbon di Padang Lamun Indonesia?

Ilustrasi padang lamun (Seagrass). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini digambarkan sebagai “daftar tugas paling penting dalam sejarah umat manusia”.

Dalam keterangan pers, ilmuwan dari Project Seagrass dan Swansea University menerbitkan ulasan yang menunjukkan bagaimana “To-Do List” Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ini memberikan cetak biru (blueprint) untuk mencapai pemulihan bersih ekosistem lamun.

Pelestarian dan pemulihan padang lamun berkontribusi pada pencapaian 16 dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Menyadari peran luas padang lamun dalam membantu mencapai ‘daftar tugas’ umat manusia dan berpikir di luar nilainya dalam penyerapan dan penyimpanan karbon sangat penting untuk mencapai pemulihan ekosistem yang terdegradasi ini.

Seruan untuk tindakan segera muncul setelah peninjauan status ekosistem lamun dan peran ekologis utama yang diperankan di lingkungan pesisir yang diterbitkan dalam jurnal akademik terkemuka Science, yang ditulis oleh para ahli Project Seagrass dan Swansea University.

Padang lamun semakin dipandang sebagai solusi iklim. Namun, ekosistem lamun sensitif terhadap stresor dan tetap terancam di seluruh dunia.

Ekosistem lamun yang terdegradasi ini kurang efektif dalam mendukung keanekaragaman hayati dan mengatasi perubahan iklim.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: LamunPadang LamunPerubahan IklimRestorasi Ekosistem
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Paus Sperma 16,5 Meter Terdampar di Banyuwangi

Next Post

Pangan dan Energi Jadi Masalah Global

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

1 Agustus 2026
Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

1 Agustus 2026

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Potensi Hujan dan Angin Kencang di Indonesia

Topan Super Dolphin Pertahankan Kekuatan Menuju Selatan Jepang

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 5 Ribu Orang Kesulitan Air Bersih di Provinsi Gorontalo

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Tim Penanggulangan Bencana Salurkan Air Bersih di 3 Kabupaten

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

Next Post
Pangan dan Energi Jadi Masalah Global

Pangan dan Energi Jadi Masalah Global

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Potensi Hujan dan Angin Kencang di Indonesia

Topan Super Dolphin Pertahankan Kekuatan Menuju Selatan Jepang

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 5 Ribu Orang Kesulitan Air Bersih di Provinsi Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Badai Tropis Nokaen Mendekati Pulau Catanduanes Filipina

Lagi, Jenazah ABK Indonesia di Kapal China Dibuang ke Laut

TNI Angkatan Laut Tangkap Kapal Tanpa Nama Muat TKI Ilegal

Badai Daniel Mengubah Lanskap Libya Timur, Banjir Menewaskan 7000 Orang dan 13 Ribu Hilang

110 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Garut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.