“Indonesia terus memperkuat komitmennya dan melaksanakan kebijakan dan program terkait pesisir dan laut yang berkelanjutan,” katanya.
Duta Besar Indonesia untuk Kenya, selaku Wakil Tetap Indonesia untuk UNEP, Mohamad Hery Saripudin, menegaskan pentingnya isu lingkungan sebagai currency hubungan internasional saat ini.
Hery mengatakan pertemuan ini merupakan platform untuk menentukan norma tentang bagaimana negara anggota menyikapi berbagai isu lingkungan, yang nantinya akan mempengaruhi bagaimana negara bersikap satu sama lain.
Untuk itu, kata Hery, Indonesia, sejalan dengan Presidensi G20, harus memberikan teladan yang baik dalam upaya pencapaian SGDs, termasuk melalui pembahasan berbagai macam resolusi seperti nature-based solution, marine litter, hingga terkait circular economy.
UNEA merupakan pertemuan tingkat Menteri Lingkungan yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali.
Pada tahun 2021, pertemuan UNEA 5 terkendala pandemi COVID-19 yang memaksa pelaksanaannya dibagi menjadi 2, yakni UNEA 5.1 tahun 2021 dan UNEA 5.2 tahun 2022.
Tema pertemuan yang dilaksanakan secara daring dan luring 28 Februari – 2 Maret ini adalah “Strengthening Actions for Nature to Achieve the Sustainable Development Goals”.





Komentar tentang post