Pada bulan Juni 2023, 193 negara Anggota PBB menandatangani apa yang disebut Perjanjian Laut Lepas (High Seas Treaty), untuk melestarikan keanekaragaman hayati laut di wilayah di luar yurisdiksi nasional.
November lalu, kesepakatan yang telah lama ditunggu-tunggu mengenai pendanaan ‘kerugian dan kerusakan’ bagi negara-negara rentan yang terkena dampak perubahan iklim diumumkan pada konferensi iklim PBB, COP28.
UNEA-6 telah menyisihkan satu hari dalam sesinya yang akan didedikasikan untuk membahas hal ini dan keberhasilan lainnya, serta mempertimbangkan bagaimana pemerintah dapat mengambil tindakan yang luas dan terpadu. Termasuk pendanaan yang memadai, untuk melaksanakan perjanjian multilateral yang telah mereka tandatangani.
Pada saat yang sama, UNEA-6 tidak hanya fokus pada komitmen baru, namun juga memenuhi komitmen yang sudah ada.




