Apa yang dilakukan dunia tentang polusi plastik?
Banyak negara mengambil polusi di tingkat nasional dengan undang-undang yang dirancang untuk mengekang penggunaan produk plastik sekali pakai dan memaksa produsen plastik untuk mengambil tanggung jawab jangka panjang atas produk mereka. Namun, karena polusi plastik merupakan masalah lintas batas, kerja sama internasional sangat penting.
Itu sebabnya negara-negara sekarang sedang menegosiasikan perjanjian global untuk mengakhiri polusi plastik. Komite Negosiasi Antarpemerintah – yang ditugaskan untuk mengembangkan kesepakatan – akan bertemu untuk bagian kedua dari sesi kelimanya dari 5 hingga 14 Agustus 2025 di Jenewa, Swiss. Pembicaraan itu, kata para ahli, adalah pengakuan oleh para pemimpin dunia tentang tingkat keparahan krisis polusi plastik dan perlunya kesepakatan yang mengikat secara hukum untuk mengatasinya.
Mengapa ada begitu banyak urgensi untuk mengalahkan polusi plastik?
Tanpa tindakan tegas, masalah polusi plastik hanya akan semakin parah. Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development) memperkirakan bahwa pada tahun 2060, sampah plastik akan hampir tiga kali lipat menjadi satu miliar ton per tahun. Jika tren saat ini berlanjut, ini akan menyebabkan peningkatan polusi plastik dengan hampir setengah dari sampah plastik yang baru dihasilkan ditimbun, dibakar, atau hilang ke lingkungan.




