Oleh karena itu, workshop ini menjadi pemantik civitas academica untuk berupaya mendorong proses UNG menuju internasionalisasi.
Ketua Pokja Pemeringkatan dr. Sri Manovita Pateda, Ph.D., mengatakan pelaksanaan workshop menjadi wadah menyamakan pemahaman, sekaligus menetapkan langkah strategis UNG dalam mempersiapkan diri menyongsong pemeringkatan di level internasional.
“Dengan menghadirkan pakar sebagai narasumber, tentunya workshop ini juga untuk meningatkan kapasitas tim yang akan terlibat dalam proses pemeringkatan baik itu di level fakultas maupun universitas,” ujarnya.
Dalam laman QS World University Rankings menjelaskan bahwa setiap pemeringkatan, menggunakan berbagai pengukuran sebagai bagian dari metodologi. Pengukuran ini dapat dibagi menjadi tiga kelompok besar.
Setiap pemeringkatan terdiri dari kelompok pengukuran yang berbeda, beberapa digunakan di beberapa pemeringkatan dan yang lainnya.
Lensa: kelompok Indikator yang terkait dengan tema yang sama.
Indikator: Pengukuran satu aspek kinerja institusi. Institusi dinilai dan diperingkat dalam indikator, dan skor indikator tersebut berkontribusi pada peringkat dan skor keseluruhannya.
Metrik: Perhitungan yang lebih spesifik yang merupakan bagian dari suatu Indikator. Bobot untuk setiap lensa dan indikator kinerja dalam pemeringkatan ditinjau setiap tahun.




