Angin kencang di Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Menghadapi potensi cuaca signifikan yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari kedepan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan hasil monitoring perkembangan iklim terkini, BMKG memprediksi bahwa dalam beberapa waktu ke depan semakin banyak wilayah Indonesia yang akan memasuki periode musim kemarau.
Puncak musim kemarau diprediksi paling luas terjadi pada Agustus 2026, yaitu di 369 Zona Musim (ZOM) atau mencakup 48,84% luas daratan Indonesia. Sementara itu, puncak musim kemarau pada Juli 2026 diprediksi terjadi di 83 ZOM atau 12,26% luas daratan Indonesia, dan pada September 2026 di 169 ZOM atau 25,41% luas daratan Indonesia.




