Kategori AWAS: Jawa Timur (Bangkalan, Bondowoso, Kota Surabaya, Pamekasan, Situbondo, Sumenep), NTB (Bima, Sumbawa) NTT (Alor, Belu, Ende, Flores Timur, Kotamadya Kupang, Kupang, Sumba Barat, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Timur).
Kategori SIAGA: Jawa Timur (Banyuwangi, Sampang, Sidoarjo), NTB (Dompu), NTT (Sikka).
Kategori WASPADA: Bali (Buleleng), NTB (Kodya Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur).
Dampak kekeringan meteorologis biasanya diikuti antara lain, berkurangnya persediaan air untuk rumah tangga dan pertanian serta meningkatnya potensi kebakaran semak, hutan, lahan dan perumahan.
Sehubungan dengan hal tersebut, kata Urip, kiranya informasi ini bisa dijadikan kewaspadaan dan pertimbangan untuk melakukan langkah mitigasi dampak ikutan dari kekeringan meteorologis.
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi
Di Indonesia bagian selatan waspada kekeringan, di bagian barat dan utara Indonesia justru perlu kewaspadaan untuk potensi curah hujan tinggi dan potensi cuaca ekstrim.
Berdasarkan prakiraan peluang curah hujan dasarian (10 harian), terdapat indikasi potensi curah hujan tinggi hingga 2 (dua) dasarian ke depan dengan status Waspada, Siaga hingga Awas, sebagai berikut:
Kategori AWAS: Papua Barat (Kaimana), Papua (Pegunungan Bintang, Mimika, Boven Digoel, Asmat, Yahukimo, Nduga).





Komentar tentang post