Jumat, Oktober 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Mengapa Penyu Tak Bisa Membedakan Plastik dan Ubur-ubur?

VERRIANTO MADJOWA

redaksi
4 September 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Mengapa Penyu Tak Bisa Membedakan Plastik dan Ubur-ubur?

Penyu tak bisa membedakan plastik yang mirip dengan ubur-ubur. FOTO: NOAA FISHERIES

HASIL survei samudera yang telah dilakukan University of Exeter, Inggris, di seluruh dunia menemukan bahwa sampah plastik telah membunuh 1000 penyu setiap tahunnya.

Persoalan plastik yang dikonsumsi penyu ini sudah diteliti beberapa tahun lalu. Tim peneliti mengumpulkan hasil nekropsi sejak 1968. Ketika itu, isu plastik dimakan biota laut, seperti penyu sudah disampaikan sejumlah ahli kelautan.

Apakah plastik yang dimakan penyu hanya dibesar-besarkan atau memang kenyataan. Hasil nekropsi ini yang diperiksa kembali.

Adalah Prof Dr Mike James dari Departemen Biologi Dalhousie University bersama tim telah memeriksa sebanyak 317 hasil nekropsi (bedah bangkai) penyu belimbing. Hasil ini kemudian dipublikasi di jurnal Marine Pollution Bulletin.

Seperti ditulis sciencedaily.com Maret 2009, tim ini menemukan sepertiga dari penyu belimbing yang mati karena telah menelan plastik.

Mengapa penyu belimbing ini makan plastik?

Di lautan, plastik bening dan transparan itu mirip dengan ubur-ubur. Makanan favorit penyu belimbing, ubur-ubur. Satwa ini salah mengira, bahwa plastik itu makanannya.

Setelah penyu belimbing menelan plastik, dapat mengganggu tenggorokan dan sistem pencernaan, sistem reproduksi dan tak bisa makan. Plastik yang sudah ditelan dan masuk dalam tubuh sulit untuk disembuhkan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: NOAA FisheriesPenyusampah plastik
Bagikan29Tweet15KirimKirim
Previous Post

Penyu Hijau Mati Karena Konsumsi Plastik

Next Post

Penyu yang Terancam Binasa

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Penyu yang Terancam Binasa

Penyu yang Terancam Binasa

Komentar tentang post

TERBARU

El Niño Makin Menguat, NOAA: Anomali di Wilayah Indonesia Pasifik Barat Khatulistiwa

El Niño Sangat Kuat dan IOD Positif Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kondisi Kering Mendominasi, Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

Peluang Hujan Saat Kondisi Kering di Sejumlah Wilayah Indonesia

El Niño Terus Menguat, Puncaknya Diperkirakan Desember 2026

Topan Nolo Melemah di Timur Tenggara Tokyo, Koguma Menguat

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Morotai Akibat Subduksi Lempeng Laut Filipina

Tim SAR Gabungan Masih Mencari 9 Warga Gorontalo Korban KLM Garuda Jaya

Proses Pengujian dan Sertifikasi AIS Kelas B, Inovasi BPPT

Tenggelam di Malaysia, Bangkai Kapal Berbendera Dominica Mengarah ke Perairan Riau

Perikanan Tangkap di Sorong Alami Peningkatan

Bibit Siklon Tropis 98P Terletak di Teluk Carpentaria Australia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.