Kepala Desa Golo Loni Yohanes B. Okalung mengatakan digitalisasi sangat membantu. Sejauh ini sudah ada sejumlah wisatawan yang berasal dari Amerika, Jerman, Australia, hingga domestik. Mereka menginap sampai seminggu.
Pengelolaan Bumdes
Transformasi digital dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi salah satu solusi dalam perluasan pasar.
Hal ini juga sebagai upaya BUMDes dalam mengikuti perkembangan teknologi. Selain dorongan untuk melakukan transformasi digital, dukungan pendanaan bagi permodalan dan peningkatan kapasitas SDM menjadi faktor-faktor penting dalam pengelolaan BUMDes.
Data Kemendesa menunjukan hingga 2021 sebanyak 51.134 desa di Indonesia telah memiliki BUMDes dan 1.852 BUMDes telah memanfaatkan teknologi dalam pemasaran produknya (e-commerce).
Transformasi digital BUMDes ini terjadi sebagai dampak Pandemi Covid-19 dan diharapkan dapat memotivasi dan mendorong transformasi digital pada BUMDes lainnya.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko mengatakan BUMDes yang dapat berperan sebagai solusi konkret bagi kebangkitan ekonomi di Desa menuju Desa yang maju dan sejahtera.
Menurut Handoko BUMDes memiliki potensi besar karena dapat menampung kegiatan di bidang ekonomi, pelayanan umum, dan pemanfaatan aset desa yang dikelola oleh desa atau kerja sama antardesa.





Komentar tentang post