Menurut Ismail, Musrenbang yang berkualitas dapat menghasilkan output yang optimal, serta menjamin keterlibatan masyarakat yang lebih intensif, mendapatkan komitmen atau kesepakatan para pemangku kepentingan untuk penyempurnaan rencana kerja pembangunan daerah.
Oleh sebab itu, kata Ismail, pengukuran IKP sangatlah penting dan memuat aspek-aspek proses perencanaan tersebut dalam dimensi penilaian.
Selain itu, tugas pelaksanaan pembangunan tidak akan dapat dicapai dengan baik tanpa adanya partnership.
Kolaborasi pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan pelaksanaan perencanaan yang berkualitas melalui peran dan kapasitas keilmuan.
“Semoga melalui sosialisasi pada hari ini kita bisa mendapatkan informasi yang dapat memperkaya pengetahuan kita, serta memberikan manfaat yang positif bagi perkembangan pembangunan di Kota Gorontalo,” kata Ismail.





Komentar tentang post