“Dampak El Nino dan La Nina belum banyak diketahui. Data dan informasi hasil riset ini akan sangat berguna untuk menyusun strategi dan mitigasi perubahan dampak perubahan iklim tersebut,” ujar Nugroho.
Chief Scientist University of Maryland, Dwi Susanto mengatakan, penelitian ini dapat melengkapi data kelautan Indonesia yang masih belum lengkap.
“Ekspedisi ini sangat mendukung The Decade of Ocean Science for Sustainable Development dari PBB. Semakin banyak data yang dimiliki akan semakin banyak potensi kelautan yang kita ketahui. Data tersebut selanjutnya dapat ditransformasi ke perekonomian kita,” kata Susanto.
Pelayaran penelitian TRIUMPH direncanakan akan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama melipute rute perairan Teluk Jakarta, Selat Sunda, perairan Selatan Jawa, sampai berlabuh di pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kegiatan yang berlangsung sampai tanggal 2 Desember ini ini dilakukan akusisi dan pengolahan data oseanografi, biota laut dan cuaca serta perawatan Mooring.
Penelitian akan dilanjutkan dari Banyuwangi menuju Selat Makassar dengan rute Selat Bali – Selat Badung- Selat Lombok – Selat Alas – Selat Makassar lalu kembali menuju pelabuhan Muara Baru, Jakarta. Di etape ini, para peneliti akan melakukan akusisi data oseanografi dan sampah laut selama tanggal 5 – 24 Desember.*





Komentar tentang post