Jenis kedua adalah organ yang tidak mempunyai hubungan dengan kegiatan reproduksi secara keseluruhan. Ciri seksual sekunder bertalian dengan bentuk dan warna bagian tertentu tubuh ikan.
Beda antara jantan dan betina berdasarkan bentuk disebut dimorfisme seksual, sedangkan yang didasarkan perbedaan warna disebut dikromatisme seksual. Ciri seksual sekunder dapat bersifat permanen atau sementara.
Ciri bersifat permanen berarti ciri tersebut tinggal tetap pada tubuh ikan; sebaliknya ciri sementara atau tidak permanen hanya timbul pada waktu tertentu tepatnya pada saat musim perkawinan atau pemijahan.
Dimorfisme Seksual
Ikan lemadang (Coryphaena hippurus) jantan bagian atas kepalanya melengkung seperti kubah dan posisi sirip dorsal lebih ke depan dibandingkan dengan sirip dorsal ikan betina.

Ikan lemadang mempunyai warna yang cantik, emas di sisi bawah, biru cerah dan hijau di bagian samping dan belakang. Ikan lemadang jantan dewasa memiliki dahi yang menonjol di atas kepala, sedangkan lemadang betina memiliki kepala yang bulat.
Pada bentuk sirip sering menunjukkan ciri seksual sekunder. Sirip ekor bagian bawah yang memanjang terdapat pada ikan jantan ekor pedang (Xiphophorus helleri).
Ujung sirip dorsal sepat siam Trichopodus pectoralis jantan memanjang melewati pangkal ekornya, sedangkan yang betina tidak melewatinya.





Komentar tentang post