Rabu, September 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

redaksi
20 Juli 2020
Kategori : Kajian, Sampah & Polusi
0
Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Ilustrasi laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kegiatan penambangan seperti emas, terutama skala besar selalu menghasilkan tailing. Tailing ini disebut juga limbah yang dihasilkan akibat kegiatan penambangan di suatu lokasi.

Tailing menjadi permasalahan serius karena limbah ini bila tidak dikelola dengan benar akan berdampak pada manusia dan makhluk hidup lainnya.

Limbah yang menyerupai lumpur kental, pekat, asam dan mengandung logam-logam berat itu berbahaya bagi keselamatan makhluk hidup. Apalagi jumlah tailing yang dibuang perusahaan tambang rnencapai ribuan ton per hari.

Limbah tailing berasal dari batu-batuan dalam tanah yang telah dihancurkan hingga menyerupai bubur kental oleh pabrik pemisah mineral dari bebatuan. Proses itu dikenal dengan sebutan penggerusan.

Batuan yang mengandung mineral seperti emas, perak, tembaga dan iainnya, diangkut dari lokasi galian menuju tempat pengolahan.

Buangan limbah tambang dilakukan melalui berbagai metode. Ada yang dibuang langsung ke sungai, ditampung dalam bendungan dan adapula yang dilepas ke laut.

Pembuangan limbah kegiatan tambang melalui pipa ke laut atau Submarine Tailing Disposal (STD) kini mulai mengemuka. Aktivis lingkungan Chalid Muhammad mengingatkan soal ini, Jumat (17/7).

Menurut Chalid, beberapa waktu lalu di kantor Kemenko Maritim (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) izin Pembuangan Limbah Tailing ke Laut mulai dibahas.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Chalid MuhammadLimbah TambangPolusiTailing
Bagikan13Tweet4KirimKirim
Previous Post

Lokasi Pengamatan dan Tips Melihat Komet Neowise di Indonesia

Next Post

KRI Yos Sudarso-353 Tangkap 2 Kapal Ikan Vietnam di Perairan Sekatung

Postingan Terkait

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

16 September 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

7 September 2026

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Next Post
KRI Yos Sudarso-353 Tangkap 2 Kapal Ikan Vietnam di Perairan Sekatung

KRI Yos Sudarso-353 Tangkap 2 Kapal Ikan Vietnam di Perairan Sekatung

Komentar tentang post

TERBARU

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 98W Mengarah ke Mindanao

Mempertahankan Ribuan Kelelawar di Kawasan Mangrove Olibu, Teluk Tomini

Gempa 7,3 SR Guncang Maluku Tenggara Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Ciri Genetik Burung Maleo

Wabah Penyakit dan Harga Pakan Problem Utama Pengembangan Akuakultur

Temuan Mahasiswa UI, Racun Duri Lionfish Sebagai Obat Alternatif Kanker Serviks

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.