Pengamatan peneliti diperoleh hasil bahwa karakteristik dari lima stasiun pengamatan hampir sama. Karakteristik dasar perairannya berbatu dan berpasir, vegetasi yang tumbuh di sekitar sungai juga sama seperti pohon-pohon besar dan alang-alang.
Penelitian sebaran ikan katadromus juga dilakukan Muhammad Arif Romadhi dan rekan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, di perairan Sungai Lorok Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi jenis dan ukuran panjang kelompok sebaran ikan Sidat di Perairan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Hasil penelitian diterbitkan di Journal of Marine Research Mei 2022.
Penentuan kelompok dengan menggunakan metode morfometrik dan jenis sampel menggunakan A/D%.
Hasil menunjukkan distribusi ikan sidat yang ditemukan di muara Sungai Lorok terdapat dua spesies, yaitu Anguilla bicolor dan Anguilla marmorata.
Frekuensi ukuran panjang distribusi benih ikan sidat (glass eel) kisaran ukuran panjang total 4,8 cm hingga 7,56 cm dengan rata–rata 6,0±0,9.
Sedangkan ukuran panjang distribusi sidat muda (yellow eel) kisaran ukuran panjang 37,98 cm hingga 48,0 cm dengan rata – rata 43,2±3,1.
Di Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah, ikan sidat dengan nama lokal “Sogili”, sedangkan Pulau Jawa “Pelus“. Di Jepang ikan sidat disebut “Unagi”.





Komentar tentang post