Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sasi, Sangat Dipatuhi di Missol Timur Raja Ampat

redaksi
18 Maret 2020
Kategori : Berita, Konservasi
0
Sasi, Sangat Dipatuhi di Missol Timur Raja Ampat

Tradisi sasi merupakan praktik pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan yang masih dilakukan oleh Suku Matbat secara turun-temurun. FOTO: NUGROHO ARIF PRABOWO/YKAN

PENERAPAN sistem sasi sudah berlangsung lama masyarakat di distrik Missol Timur, Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Sasi atau praktik pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan masyarakat adat dengan menutup pemanfaatan sumber daya dan wilayah dalam jangka waktu tertentu. Sistem ini masih banyak dikenal di Indonesia bagian Timur, khususnya di Maluku dan Papua.

Praktik yang dilakukan turun-temurun tersebut sangat efektif. Tingkat kepatuhan masyarakat lebih tinggi dibandingkan hukum positif atau aturan formal. Untuk pengelolaan wilayah laut, masyarakat Distrik Misool Timur, khususnya di Kampung Folley dan Tomolol, menerapkan praktik sasi teripang.

Data yang dikumpulkan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), selama 2013-2019, menunjukkan adanya peningkatan, baik jumlah biota maupun manfaat ekonomi, sejak wilayah sasi dikelola dengan baik.

Wilayah sasi biasanya dibuka 1 tahun sekali. Dengan masa buka 7 – 14 hari. Saat buka sasi, per kepala keluarga rata-rata mendapat tambahan penghasilan sebesar Rp 2.000.000 hingga Rp 4.000.000 dari hasil penjualan teripang.

Sebagian penghasilan sasi bahkan bisa disisihkan untuk kepentingan sosial, yaitu dana darurat bagi anak-anak yang sedang menuntut ilmu di kota dan dana untuk kegiatan keagamaan di desa.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Raja AmpatSasiTeripangTNC
Bagikan10Tweet6KirimKirim
Previous Post

LIPI: Belum Ada Bukti Jahe Merah Sebagai Antivirus Corona

Next Post

Universitas Indonesia Bikin Hand Sanitizer, Dibagi Gratis ke Rumah Sakit

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Universitas Indonesia Bikin Hand Sanitizer, Dibagi Gratis ke Rumah Sakit

Universitas Indonesia Bikin Hand Sanitizer, Dibagi Gratis ke Rumah Sakit

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Menteri Susi: Kita Tidak Mau Omong-omong Saja

Indonesia Perlu Teknologi Deteksi Dini Tsunami

21 Negara Tujuan Ekspor Komoditi Perikanan

Gempa Parigi Moutong Berpusat di Darat

Badai Tropis Calvin Melewati Selatan Kepulauan Hawaii

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.