Rabu, Maret 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sasi, Sangat Dipatuhi di Missol Timur Raja Ampat

redaksi
18 Maret 2020
Kategori : Berita, Konservasi
0
Sasi, Sangat Dipatuhi di Missol Timur Raja Ampat

Tradisi sasi merupakan praktik pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan yang masih dilakukan oleh Suku Matbat secara turun-temurun. FOTO: NUGROHO ARIF PRABOWO/YKAN

PENERAPAN sistem sasi sudah berlangsung lama masyarakat di distrik Missol Timur, Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Sasi atau praktik pengelolaan sumber daya alam yang dilakukan masyarakat adat dengan menutup pemanfaatan sumber daya dan wilayah dalam jangka waktu tertentu. Sistem ini masih banyak dikenal di Indonesia bagian Timur, khususnya di Maluku dan Papua.

Praktik yang dilakukan turun-temurun tersebut sangat efektif. Tingkat kepatuhan masyarakat lebih tinggi dibandingkan hukum positif atau aturan formal. Untuk pengelolaan wilayah laut, masyarakat Distrik Misool Timur, khususnya di Kampung Folley dan Tomolol, menerapkan praktik sasi teripang.

Data yang dikumpulkan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), selama 2013-2019, menunjukkan adanya peningkatan, baik jumlah biota maupun manfaat ekonomi, sejak wilayah sasi dikelola dengan baik.

Wilayah sasi biasanya dibuka 1 tahun sekali. Dengan masa buka 7 – 14 hari. Saat buka sasi, per kepala keluarga rata-rata mendapat tambahan penghasilan sebesar Rp 2.000.000 hingga Rp 4.000.000 dari hasil penjualan teripang.

Sebagian penghasilan sasi bahkan bisa disisihkan untuk kepentingan sosial, yaitu dana darurat bagi anak-anak yang sedang menuntut ilmu di kota dan dana untuk kegiatan keagamaan di desa.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Raja AmpatSasiTeripangTNC
Bagikan10Tweet6KirimKirim
Previous Post

LIPI: Belum Ada Bukti Jahe Merah Sebagai Antivirus Corona

Next Post

Universitas Indonesia Bikin Hand Sanitizer, Dibagi Gratis ke Rumah Sakit

Postingan Terkait

Saling Serang AS-Isarel vs Iran, PBB: Warga dan Infrastruktur Sipil Harus Dilindungi

Saling Serang AS-Isarel vs Iran, PBB: Warga dan Infrastruktur Sipil Harus Dilindungi

11 Maret 2026
Krisis Selat Hormuz

Krisis Selat Hormuz

10 Maret 2026

Kisah Syekh Yusuf Dari Sulawesi Selatan Hingga Afrika Selatan, Melalui Ajaran Sufistik Melawan Kolonial dan Menyebarkan Islam

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

Penyumbang Inflasi Provinsi Gorontalo Februari 2026 Tarif Listrik, Emas dan Ikan

Inflasi Provinsi Gorontalo Bulan Februari 5,30 Persen, Lebih Tinggi Secara Nasional 4,76 Persen

Potensi Hujan Hari Ini Hingga 16 Maret di Indonesia

Next Post
Universitas Indonesia Bikin Hand Sanitizer, Dibagi Gratis ke Rumah Sakit

Universitas Indonesia Bikin Hand Sanitizer, Dibagi Gratis ke Rumah Sakit

Komentar tentang post

TERBARU

Fakultas Kedokteran UNG Raih Penghargaan Institusi Terfavorit

Saling Serang AS-Isarel vs Iran, PBB: Warga dan Infrastruktur Sipil Harus Dilindungi

Program Studi Pendidikan Matematika UNG Raih Akreditasi Unggul

Krisis Selat Hormuz

Kisah Syekh Yusuf Dari Sulawesi Selatan Hingga Afrika Selatan, Melalui Ajaran Sufistik Melawan Kolonial dan Menyebarkan Islam

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Foto: Pendaratan Tuna Sirip Biru di Pelabuhan Perikanan Gorontalo

Hiu Paus Menetap Sementara di Perairan Botubarani

10 Mahasiswa UNG Terseret Arus Sungai, 3 Orang Meninggal Dunia

Fraksi Golkar Cari Solusi Insentif Tenaga Kesehatan Pohuwato

Petambak Diminta Tak Gunakan Zat Berbahaya

Banjir Melanda Kabupaten Ketapang dan Boalemo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.