Pada 16 September 2019, ada hiu paus yang tersesat di perairan dekat Pembangkit Listrik Tenaga Uap Paiton, Probolinggo.
Setelah beberapa hari, hiu paus ini berhasil dihalau keluar dari perairan di sekitar PLTU Paiton.
Pekan lalu, pada Kamis (19/9) dan Jumat (20/9) tim peneliti dari Pusat Penelitian Biologi LIPI menuju Lumajang, Jawa Timur untuk melakukan identifikasi dan analisis terhadap laporan terdamparnya hewan laut di pantai wilayah Kecamatan Pasiran, Lumajang.
Sebelumnya, pada 9 dan 16 September, ada dua ekor hiu paus terdampar di pantai Kajaran dan pantai Bambang. Saat tim tiba di lokasi, bangkai hiu paus ini telah dikubur di dua tempat yang berbeda.
Tim mendapatkan pula laporan pada Juli lalu terdapat paus bongkok (Megaptera novaeangliae) yang terdampar.
Namun, kondisinya sudah tercerai berai terbawa ombak dan arus. Potongan kulit ditemukan berserakan di beberapa tempat.
Misi membawa paus bongkok untuk menjadi koleksi ilmiah Museum Zoologicum Bogoriense, kandas.
Bagian tubuh yang tersisa hanya beberapa ruas tulang belakang, tengkorak bagian atas dan rahang yang tersimpan di kantor Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur di Probolinggo.*





Komentar tentang post