Jumat, Mei 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca Hiu Paus

Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

redaksi
3 Juli 2018
Kategori : Hiu Paus
0
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo
Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

Oleh Verrianto Madjowa

MINGGU 1 Juli 2018, 100-an pengunjung ingin menyaksikan hiu paus di perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango. Sejak awal Mei, ikan terbesar ini dapat dilihat dengan menggunakan perahu pelang (bercadik) atau menyelam.

Wisatawan mancanegara yang datang untuk menyaksikan hiu paus ini berasal dari negara Perancis, Jerman, Kanada, New Zealand dan Austria. Selain itu, Spanyol, Switzerland, Denmark dan Belanda. Wisatawan dalam negeri kebanyakan dari Jakarta, Bandung, Bogor dan Makassar, serta wisatawan lokal di Gorontalo.

Keberadaan hiu paus (Rhincodon typus) di perairan Gorontalo bukan baru terlihat tiga tahun terakhir. Dari zaman purbakala ikan raksasa ini melintasi Gorontalo.

Di Gorontalo, hiu paus ini disebut dengan nama lokal munggiyango hulalo. Dan, sudah 10 tahun hiu paus terekam di perairan Gorontalo, Teluk Tomini.

Adalah Miguel’s Diving Gorontalo, telah mencatat kemunculan Whale Shark, pada 16 September 2008. Arsip Miguel’s Diving menyebutkan hiu paus ini memiliki panjang empat meter. Di tahun itu, beberapa kali Miguel’s Diving melihat hiu paus, bersama wisatawan lainnya.

Pada 2010, wisatawan yang melakukan penyelaman melalui jasa wisata Miguel’s Diving merekam melalui video hiu paus di Gorontalo. Terdapat dua rekaman video hiu paus ini.

Pertama, dipublikasikan 7 Maret 2010 oleh Dave Ehrmann. Durasi video ini 48 detik. Video kedua, dipublikasi 21 Maret 2010 oleh John Kingdom, dengan durasi 32 detik.

April 2013, Rantje Allen dari Miguel’s Diving memotret hiu paus dengan panjang berkisar enam sampai tujuh meter di perairan Gorontalo. Selanjutnya, Agustus 2014 Yunis Amu juga dari Miguel’s Diving, memotret hiu paus ini.

Tahun 2015, nelayan melaporkan kemunculan hiu paus di perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango. Setahun kemudian, pada April 2016, lokasi Botubarani menjadi destinasi wisata hiu paus.

Agregasi hiu paus di perairan Botubarani, telah memicu kontradiksi perlakuan terhadap satwa liar ini. Dari sejumlah hiu paus yang muncul, terdapat yang mengalami luka gores, cat pada bibir dan luka di bagian tubuhnya.

Setelah Pemda Gorontalo membuat sosialisasi dan peraturan, kebanyakan masalah yang terjadi di awal membludaknya pengunjung di Botubarani, sudah diatasi dengan baik. Namun, masih terdapat pula pengunjung yang mendekat dan menyentuh satwa ini.

Hiu paus, sejak 1999 ditetapkan dalam Apendiks II Convention on Migratory Species (CMS). Artinya, hiu paus baru akan ‘merasakan’ dampak yang signifikan bila perlindungan dan pengelolaannya diterapkan melalui kerja sama internasional. Upaya konservasi spesies ini dilakukan melalui jejaring antar berbagai negara.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan hiu paus sebagai jenis ikan yang dilindungi secara penuh. Penetapan ini melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu paus.*

Tags: gorontaloHiu Pausteluk tomini
Bagikan13Tweet8KirimKirim
Previous Post

Burung-burung di Pesisir Gorontalo Terkontaminasi Merkuri

Next Post

Musibah KM Lestari Maju yang Tenggelam di Perairan Selayar

Postingan Terkait

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

10 Desember 2025
Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

10 Desember 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Kapal Pesiar MV Heritage Adventurer Berkunjung ke Gorontalo

“Perang” Iklan di Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo

Berbagai Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Botubarani

Next Post
Musibah KM Lestari Maju yang Tenggelam di Perairan Selayar

Musibah KM Lestari Maju yang Tenggelam di Perairan Selayar

Komentar tentang post

TERBARU

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

AmsiNews

REKOMENDASI

Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG dan UGM Menggelar Pelatihan Kehumasan Bagi Aparat Desa Banuroja

Kasus Pembajakan Kapal Menurun Secara Global, Termasuk di Indonesia

AI in Sports: How Artificial Intelligence is Changing Game Analysis – Hidden Insights

Mengurangi Risiko Bencana dengan Pendekatan Berbasis Komunitas

Sabuk Nusantara 89 Melayari Rute Palu Hingga Maratua

Indonesia-Norwegia Perkuat Kerjasama Bidang Kelautan dan Perikanan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.